Pilpres 2019
Hasto Kristiyanto Sepakat dengan SBY yang Sebut Kampanye Prabowo Tidak Lazim dan Ekslusif
"Kami sangat memahami kegelisahan SBY itu. Apalagi dia (SBY, red), sosok pemimpin yang santun, yang tidak menyukai kata-kata kasar," kata Hasto.
Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TRIBUNJAKARTA.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menulis surat untuk tiga pejabat teras partainya.
Dalam surat yang ditujukan untuk Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin, Waketum Syarief Hasan dan Sekjen PD Hinca Panjaitan tersebut, SBY menyebut bahwa kampanye Prabowo-Sandiaga tidak lazim dan tidak mencerminkan kampanye nasional yang inklusif.
Hal ini diungkapkan SBY saat dirinya mendengar rencana kampanye akbar tersebut pada Sabtu, 6 April 2019.
Dalam surat itu, SBY meminta pengurus Demokrat menyampaikan masukan kepada Prabowo yang intinya kampanye akbar harusnya lebih inklusif dan menghindari politik identitas.
• VIDEO Tukang Urut Keliling Ini Berharap Diperhatikan dan Punya Rumah Jika Prabowo-Sandi Terpilih

Namun, tak dirinci oleh SBY konsep apa yang disebut inklusif tersebut.
Berikut isi lengkap surat SBY tersebut:
• Komite Saksi NasDem Kawal Suara Jokowi Mulai di TPS
Kepada yang terhormat
1. Ketua Wanhor PD Amir Syamsudin
2. Waketum PD Syarief Hassan
3. Sekjen PD Hinca Panjaitan
Bismilahirrahmanirrahim
Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh
Salam Sejahtera
Salam Demokrat !
Sebenarnya saya tidak ingin mengganggu konsentrasi perjuangan politik jajaran Partai Demokrat di tanah air, utamanya tugas kampanye pemilu yang tengah dilakukan saat ini, karena terhitung mulai tanggal 1 Maret 2019 yang lalu saya sudah memandatkan dan menugaskan Kogasma dan para pimpinan partai untuk mengemban tugas penting tersebut.
• VIDEO Hadir di Kampanye Prabowo-Sandi, Pria 64 Tahun Ini Kayuh Sepeda Recumbent dari Ciledug ke GBK