Pemilu 2019

Sudah Lewati Batas Tenggat, Pemilik Hak Suara Masih Ada yang Tanyakan Formulir A5 di PPS Cipete

Ia mengaku baru tahu pendaftaran formulir A5 atau surat pindah kemarin saat melihat tayangan pemilu di layar tv.

Sudah Lewati Batas Tenggat, Pemilik Hak Suara Masih Ada yang Tanyakan Formulir A5 di PPS Cipete
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Suasana ruangan PPS Cipete Selatan pada Selasa (9/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Di ruang Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Cipete Selatan, Umi tengah menunggu giliran untuk menanyakan terkait ketersediaan formulir A5 untuk pemilih yang ber-KTP di luar Jakarta.

Namun, Umi senasib dengan dua pendaftar sebelumnya yang tak bisa mendapatkan formulir A5 lantaran tenggat waktu telah selesai.

Warga asal Bandar Lampung tersebut pun akhirnya kembali pulang dengan tangan hampa.

Ia mengaku baru tahu pendaftaran formulir A5 atau surat pindah kemarin saat melihat tayangan pemilu di layar tv.

"Saya ini juga baru tahu. Ketika selesai mendaftar ternyata PPS Kelurahan enggak ngasih formulir karena tenggat waktu sudah habis. Kini yang bisa urus hanya pendaftar dengan formulis A5 khusus," ujarnya kepada TribunJakarta.com di lokasi pada Selasa (9/4/2019).

Formulir A5 khusus diperuntukkan untuk pendaftar yang mengalami sakit, musibah, hingga narapidana.

Sederet Pengalaman Petugas Keamanan di TPU Kampung Mangga Semper

Ketua PPS Cipete Selatan, Nasrullah mengatakan tenggat waktu untuk formulir A5 telah lewat sejak tanggal 17 Maret silam.

Akan tetapi, masih banyak warga yang silih berganti datang untuk meminta formulir A5 khususnya warga luar Jakarta.

"Kendalanya saat ini adalah seseorang yang tidak terdaftar tapi mau daftar. Kebanyakan yang datang dari luar daerah dan itu silih berganti datang ke PPS," katanya.

Nasrullah pun menyarankan agar pemilih di luar Jakarta yang tak memiliki formulir A5 untuk menyoblos di alamat asalnya.

"Karena pembukaan formulir A5 itu kita telah buka sejak Januari. Tapi sekarang malah membeludak," katanya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved