Pilpres 2019

Pengakuan Putri Gus Dur Soal Gemerlap Politisi Jelang Pilpres 2019: Tak Ada yang Tanpa Cela!

Pengakuan Putri Gus Dur soal gemerlap politisi jelang pilpres 2019, sebut tak ada yang tanpa cela.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Y Gustaman
KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA
Putri Pertama Gus Dur, Alissa Wahid 

Alissa Wahid bahkan sempat membahas mengenai kebimbangan dalam memilih capres bukan merupakan sebuah masalah.

Putri Gus Dur itu justru menyoroti mengenai sosok pemenang Pilpres 2019.

"Ndakpapa bimbang, ndakpapa juga memilih dalam bimbang. Siapapun yang terpilih, semua warganegara tetap berhak atas kepemimpinan Beliau. Pemilu hanya langkah pertama kita mengawal Negara melayani warganya," tulis @AlissaWahid.

Annisa Pohan Ungkap Perilaku SBY Saat Temani Ani Yudhoyono Dirawat, Pembawa Acara Sampai Merinding

Beberkan Rumah Tangga Raffi Ahmad & Syahnaz, Mama Amy Tertawa Dikomentari Pedas Nia Ramadhani

Ketua ICMI Harapkan Pemenang Pilpres Langsung Lakukan Rekonsiliasi

 Ketua Umum Ikatan Cendiakiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie berharap pasangan calon presiden yang memenangkan pemilihan presiden merangkul pasangan calon presiden yang kalah.

Usai Pilpres harus ada upaya rekonsiliasi. Menurut Jimly, hal itu penting dilakukan agar antar sesama masyarakat tidak saling berbenturan. Para pasangan calon presiden yang berkontestasi, diharapkan memberi contoh kepada masyarakat.

"Siapa yang tidak berhasil (kalah di Pilpres) harus segera mengucapkan selamat. Saling berkunjung. Presiden yang terpilih berkunjung ke yang tidak berhasil," kata Jimly di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (16/4/2019).

Daftar Situs untuk Cek Rekam Jejak Caleg di Pemilu 2019 Tanggal 17 April, Segera Tentukan Pilihanmu!

Lowongan Kerja BUMN PT Wika Realty untuk Lulusan S1, Gaji Rp 9 Juta, Cek Persyaratannya di Sini!

Kemlu RI Buka Pendaftaran Duta Muda Asean-Indonesia 2019, Catat Syarat & Klik Info Resminya Di Sini!

Rekonsiliasi pun diharapkan Jimly dapat diikuti oleh tokoh-tokoh masyarakat yang berbeda pilihan di Pilpres. Sebab, ucap Jimly, Pemilu merupakan cara mengambil keputusan dengan mekanisme musyawarah dan mufakat. 

"Salah satu cara membuat keputusan siapa yang memimpin negara di eksekutif dan legislatif. Masih banyak urusan kita di depan, dalam menjamin kebebasan, keadilan, kesejahteraan, kerukunan," imbuh Jimly.

"Maka, urusan visi-misi jangka panjang, banyak pemilu ini urusan sampingan, yang utama banyak sekali yang mesti kita selesaikan," kata Jimly.

Pilpres Indonesia Dapat Perhatian Besar dari Media Jepang

Pemilihan Presiden Indonesia (Pilpres 2019) mendapat perhatian besar dari semua media di Jepang.

Salah satunya TV NHK, Minggu (14/4/2019) siang menjelaskan cukup panjang pentingnya Pilpres bagi Jepang.

"Pilpres menjadi perhatian sangat penting bagi masyarakat Jepang yang ada di Indonesia," ungkap kepala biro Jakarta TV NHK, Kawashima Minggu (14/4/2019).

Hubungan Indonesia dan Jepang sudah berlangsung lebih dari 60 tahun.

"Hubungan kedua negara sudah lebih dari 60 tahun dan sudah cukup dalam serta sangat baik," ungkap penyiar NHK.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved