Breaking News:

Pileg 2019

Caleg DPRD DKI yang Diduga Lakukan Serangan Fajar di Lubang Buaya Merupakan Petahana

"Info dari Panwascam Cipayung kemarin dia petahana, Panwascam juga heran karena dia setelah dicek Caleg DPRD ini enggak pernah kampanye," kata Sutarla

TribunJakarta/Bima Putra
Ketua RW 10 Kelurahan Lubang Buaya, Sutarlan saat ditemui di Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (18/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Seorang Caleg DPRD Provinsi DKI dan Caleg DPR RI dari satu partai politik ternama diduga menggelontorkan uang sekitar Rp 142 juta guna meraup suara 1.427 warga yang bermukim di RW 10 Kelurahan Lubang Buaya.

Ketua RW 10 Kelurahan Lubang Buaya, Sutarlan yang pertama mengungkap kasus politik uang atau serangan fajar setelah dapat laporan dari warga menyebut Caleg DPRD yang terlibat merupakan petahana.

"Info dari Panwascam Cipayung kemarin dia petahana, Panwascam juga heran karena dia setelah dicek Caleg DPRD ini enggak pernah kampanye," kata Sutarlan di Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (18/4/2019).

Lantaran menurut Panwascam Cipayung Caleg DPRD tersebut tak pernah melakukan kampanye di Kelurahan Lubang Buaya, dia menduga praktik serupa sudah pernah terjadi.

Pasalnya Sutarlan yang tinggal di RW 10 dari sekitar tahun 1990-an mengaku tak mengenal sosok Caleg DPRD Provinsi DKI yang namanya cukup beken itu.

"Saya enggak pernah lihat itu Caleg kampanye, mungkin sebelumnya sudah pernah melakukan serangan fajar. Tapi baru ketahuan sekarang, kalau yang Caleg DPR saya enggak tahu pernah kampanye atau enggak," ujarnya.

Perihal barang bukti uang puluhan juta yang diamankan Bawaslu Jakarta Timur, Sutarlan mengaku tak mengetahui hal tersebut karena barang bukti yang dia amankan hanya berkisar jutaan.

Setumpuk Pertandingan Berdekatan Menanti, Manajer Persija: Kita Terbiasa dengan Jadwal Padat

Daftar Pemain Persib 2019: Jumlah Akan Dikerucutkan, Lini Belakang dan Depan Punya Amunisi Baru

Tolak Persija Jakarta, Ini Alasan Achmad Jufriyanto Lebih Pilih Persib Bandung

Namun dia membenarkan uang yang digelontorkan Caleg kepada koordinator serangan fajar di RW 10 yang merupakan penyelenggara Pemilu 2019 mencapai Rp 142 juta.

"Yang saya tahu dari 9 RT di RW 10 ada tiga RT yang enggak dapat serangan fajar, RT 03, RT 05, dan RT 09. Tapi total uang yang diberikan ke koordinator memang ratusan juta. Kalau untuk di wilayah RW lain saya enggak tahu bagaimana," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved