Pemilu 2019

PSI Legowo Gagal Lolos Senayan, Mantan Pendiri PAN Kasih Pengakuan Begini

PSI yang diisi anak-anak muda gagal lolos ambang batas parlemen di Pemilu 2019 berdasar hasil hitung cepat. Mantan pendiri PAN komentar begini.

Penulis: Y Gustaman | Editor: Y Gustaman
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Ketua Umum PSI Grace Natalie bersama sejumlah Caleg dan kadernya saat ditemui awak media di DPP PSI, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Partai Solidaritas Indonesia yang diisi anak-anak muda gagal lolos ambang batas parlemen di Pemilu 2019 berdasar hasil hitung cepat sejumlah lembaga.

Sebelum Pemilu 17 April 2019 kemunculan partai milenial ini ditanggapi positif oleh tiga tokoh pendiri Partai Amanat Nasinonal (PAN), seperti Goenawan Mohamad, Abdillah Toha dan Faisal Basri.

Ketiga tokoh ini terang-terangan mendukung PSI bisa lolos Senayan, tapi belum berhasil.

Dalam video yang diunggah Akhmad Sahal @sahaL_AS, Goenawan Mohamad, Abdillah Toha dan Faisal Basri memberikan harapan kepada PSI.

"Kenapa kita butuh PSI menang karena kalau 90 persen anggota dpr sekarang yang maju lagi menang perubahan tidak ada," ujar Faisal Basri.

"Mengapa saya mengharapkan PSI masuk dalam parlemen, karena ini gerakan anak-anak muda. Anak-anak yang belum tercemar oleh uang, korupsi dan kedudukan," beber Goenawan Mohamad.

"Kombinasi antara Jokowi-Ma'ruf dan kuatnya dukungan partai, seperti partai solidaritas indonesia yang idealis, anti korupsi, ingin menegakkan hukum, toleran dan partai terbuka. Saya kita suatu kombimasi yang sangat baik buat bangsa dan negeri ini," ungkap Abdillah Toha.

Pascahitung cepat, PSI tidak masuk parlemen karena suara nasional di bawah ambang batas parlemen yang 4 persen. 

Dari ketiga pendiri PAN, Goenawan Mohamad pun memberikan komentar di Twitter dengan akun @gm_gm pada Kamis (18/4/2019).

Ia menyoroti bagaimana PSI sangat legowo menyikapi kekalahannya tak lolos Senayan merujuk hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei.

Sikap PSI yang demikian layak disebut gagah, tak berlebihan apalagi sampai mencari kesalahan orang lain.

"PSI kalah, tak berhasil masuk ke Parlemen. Partai anak-anak muda idealis ini mengakui kekalahan itu dengan gagah, dengan “dignity”, tanpa kegetiran dan mencari kesalahan orang lain. Saya tak menyesal telah mendukung Partai ini," cuit Goenawan Mohamad.

Sebelum memberikan pengakuan atas kekalahan PSI, Goenawan Mohamad memuji cara capres 01 Jokowi menyikapi hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei yang kebanyakan menempatkannya sebagai pemenang.

Jokowi tak jemawan menanggapi hasil hitung cepat.

"Sudah beredar hasil exit poll dan quick count, tapi kita harus bersabar menunggu perhitungan dari KPU," kata Jokowi di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019) malam.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved