Pemilu 2019

Pemilu Ulang, KPU Kota Tangerang Dapat Surat Suara Khusus

Sebab, KPU Kota Tangerang akan melaksanakan PSU serentak di 22 Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Sabtu (27/4/2019).

Pemilu Ulang, KPU Kota Tangerang Dapat Surat Suara Khusus
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Surat suara yang sudah tercoblos di TPS 65, Kecamatan Cipondoh Makmur, Kota Tangerang, Rabu (17/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang akan mendapatkan surat suara khusus dari KPU RI terkait pemungutan suara ulang (PSU).

Sebab, KPU Kota Tangerang akan melaksanakan PSU serentak di 22 Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Sabtu (27/4/2019).

"Kita dapatkan surat suara khusus untuk PSU yang kurang lebih sebanyak seribu surat untuk lima jenis," jelas Ketua KPU Kota Tangerang, Ahmad Syailendra saat dihubungi, Rabu (24/4/2019).

Dari data yang dihimpun, dalam pelaksanaan PSU, KPU Kota Tangerang akan menyediakan sekira 6.655 surat suara.

Lebih rinci, Syailendra mengatakan, sebanyak 1.645 surat suara calon presiden dan wakilnya, 3.579 surat suara untuk DPR RI, 429 untuk DPD, 429 Provinsi dan 573 untuk DPRD Kabupaten/Kota.

Sedangkan, untuk jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akak mengikuti pemilu ulang atau PSU berjumlah 4.975 jiwa.

Tinjau Rekapitulasi Surat Suara, Kapolda Metro Jaya Sambangi Kantor Kecamatan Pancoran Mas Depok

"Kami juga sudah memberikan surat kepada pihak KPU Provinsi Banten dan RI keterkaitan dengan ketersediaan logitik dan pelaksanaan PSU ini. Kami harap, jumlah partisiapn pun tidak menurun," ucap Syailendra.

Diketahui, untuk PSU di Kota Tangerang, hanya dilakukan berdasarkan persoalan jenis surat suara.

Seperti, pada TPS 07 yang berada di Jurumudi, Benda hanya melaksanakan pemilihan pada calon presiden dan wakil presiden karena ada kesalahan di surat suara tersebut.

4 Ribu Warga Kota Tangerang Dipastikan Akan Mengikuti Pemungutan Suara Ulang

Dimana, berbeda juga dengan 13 TPS di Uwung Jaya, Cibodas yang hanya melaksanakan pemilihan DPR RI.

"PSU kali ini tidak sesulit pada pemilihan reguler dan tentunya dengan hal ini, masyarakat mau menggunakan hak suaranya yang setidaknya, membuat tingkat partisipasi tidak menurun," kata Syailendra.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved