Pilpres 2019
BREAKING NEWS: Tim BPN Prabowo-Sandi Bersitegang dengan Petugas KPPS
Petugas KPPS TPS 12 dan KPPS TPS 11 tempat pemungutan suara lanjutan (PSL) Kelurahan Sei Buah sempat bersitegang dengan saksi paslon 02.
Sekjen Sekretaris Bersama (Sekber) Satgas BPN Sumsel Abdisyah menolak penjelasan dari Ketua KPPS sehingga adu mulut pun sempat terjadi di depan meja KPPS.
Meski sudah menjelaskan apa yang terjadi, adu mulut sempat tidak terhindarkan sebelum akhirnya warga meredam dan kedua belah pihak sepakat untuk membuat berita acara mengenai diperbolehkannya warga yang sudah terdaftar pada 17 April mencoblos.
Saat coba dikonfirmasi Abdisyah enggan menjawab pertanyaan wartawan lantaran tidak dihadirkan bersamaan dengan anggota KPPS.
Dirinya merasa tidak berimbang jika wartawan terlebih dulu bertanya kepada anggota KPPS.
“Saya enggak mau dikonfirmasi,” ujarnya.
Sementara, Eko Kusnadi dari Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Palembang menanggapi insiden salah paham antara saksi 02 dan tim BPN serta KPPS mengatakan, jika hal yang dilakukan tim BPN sedikit berlebihan.
Dirinya juga menyayangkan adanya ketegangan di dalam TPS.
Menurutnya TPS seharusnya steril dan hanya diisi oleh saksi kedua pihak dan petugas KPPS.
"Yang di dalam itu hanya petugas, KPPS dan saksi pemilu yang terdaftar. Untuk Capres yang mendapatkan surat mandat, selain itu tidak boleh (masuk). Apalagi sampai melakukan intervensi,” jelasnya.
Dari hasil pemilihan serentak lanjutan di TPS 12 Pasangan Prabowo-Sandi unggul dengan perolehan 15 suara sedangkan Jokowi-Amin hanya meraih 9 suara dari total 24 suara yang disalurkan.
Sedangkan di TPS 11 yang masih dalam satu tempat Jokowi-Amin dan Prabowo-Sandi masing-masing memperoleh perolehan suara sama yakni 4 suara untuk masing-masing pasangan.
Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul BREAKING NEWS: Tim BPN Prabowo-Sandi Bersitegang dengan Petugas KPPS TPS 12&KPPS; TPS 11 di Sei Buah