Ramadan 2019
Masjid Jami Al-Riyadh Kwitang, Pernah Jadi Tempat Persembunyian Soekarno Saat Dicari Belanda
Presiden pertama Indonesia, Soekarno pernah bersembunyi di masjid Al-Riyadh yang berada di Jalan Kembang VI, Kwitang, Jakarta Pusat.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
"Kalau pengurusnya sudah ganti-ganti. Yang paling lama ya saya, sudah tiga puluh lima (35) tahun," ujar Hefni yang kini berusia 65 tahun.
Ada Sumur yang Tak Pernah Kering di Area Masjid Jamiah Al-Riyadh
Hefni meneruskan cerita, dahulu habib Ali, membuat sumur di area masjid jamiah Al-Riyadh.
Menurutnya, sumur tersebut dibuat oleh habib Ali guna sebagai air bersuci atau berwudu.
"Waktu bangun masjid ini, habib Ali bikin sumur bakal air wudhu. Itu tahun 1887 juga," kata Hefni.
Sumur tersebut, lanjutnya, berisi 'air syifa' yang berarti dapat menyembuhkan suatu penyakit.
"Kalau kata habib Ali, itu namanya air syifa yang bisa menyembuhkan penyakit," kata Hefni.
"Tapi begini, air syifa ini sebagai perantara saja. Selebihnya wajib meminta sama Allah. Karena pesan habib Ali harus berdoa hanya kepada Allah. Air syifa cuma perantara ya," sambung Hefni.
Hal yang tak masuk akal, kata Hefni, habib Ali pernah menempelkan tangannya ke tepi sumur dan langsung keluar air setelah dibacakan kalimat doa.
"Itu sumur isinya air syifa, dari tapak tangan wali Allah ini, habib Ali kan wali Allah," jelasnya.
"Tangannya habib Ali ditempel ke sumur, terus baca-baca doa dan tidak lama keluar air dari sumur ini. Tidak tahu deh tuh baca surat apa. Allah hu alam (cuma Allah yang tahu)," lanjutnya.
Kemudian, pada tahun 1990-an pernah ada sepuluh orang berjenggot panjang seperut pernah mengunjungi masjid tersebut.
"Pada mau tahun 1990-an, nah itu ada wali allah dari Timur Tengah yang jenggotnya seperut," kata Hefni sambil menempelkan tangannya di perut.
"Ada sepuluh orang Arab. Entah malaikat atau manusia. Ada habib Ali-nya di sini. Nah, mereka pada mau sembahyang duha, cuma ditegur sama habib Ali," lanjutnya.
"Dia bilang, antum (kamu), jangan sholat duha dulu, antum berdoa dulu di sumur ana (saya). Baru antum sholat duha. Terus mereka pada berdoa terus di sumur itu," sambungnya.
• Masjid KH Hasyim Asyari Sediakan Mudik Gratis, Ini Syarat Daftarnya
• Masjid KH Hasyim Asyari Sediakan 500 Takjil Gratis Setiap Hari
• Pemkot Tangerang Gelar Apel di Masjid Al-Azhom, Wali Kota: Potong TKD 1 Persen yang Tidak Ikut
• Sempat Dituduh Maling, Baim Wong Hadiahi Kakek Penjaga Masjid: Kamu Pengen Umroh, Saya Bayarin