Pukul Lansia Berusia 67 Tahun, Sanny Suharli Merasa Tak Bersalah

Sanny, terdakwa kasus pemukulan seorang nenek Kon Siw Lie (67), bersikeras mengaku dirinya tidak bersalah.

Pukul Lansia Berusia 67 Tahun, Sanny Suharli Merasa Tak Bersalah
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Dua saksi dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus pemukulan oleh terdakwa Sanny Suharli (69) di PN Jakarta Barat 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sanny, terdakwa kasus pemukulan seorang nenek Kon Siw Lie (67), bersikeras mengaku dirinya tidak bersalah.

Sanny bersikeras pemukulan itu dilakukan tanpa ada kesengajaan.

Meski demikian, ahli hukum pidana Saiful Bahri mengekui hal itu tak masalah.

Saiful Bahri menilai, Sanny telah memiliki niat untuk melakukan penganiyaan.

Sekalipun adanya sakit, namun hal itu masuk dalam unsur penganiyaan biasa.

Sidang Pemukulan Lansia, Sopir Terdakwa Sebut Majikannya Dua Kali Lakukan Pemukulan

Terbukti Pukul Lansia, Saksi Ahli Sebut Sanny Suharli Bersalah

Wanita Lansia Ditemukan Membusuk Didalam Kamar Rumahnya di Depok

 Terlebih dalam penerapan Pasal 351 KUHP terlihat jelas penganiayaan memiliki tiga unsur, yakni sakit, perbuatan, dan akibat.

Dan pada kasus ini, Sanny terlihat memiliki ketiganya.

"Kalau tidak sakit tidak mungkin. Penganiayaan pasti ada niatnya," kata Saiful di PN Jakarta Barat, Senin (13/5/2019).

 Sementara itu, perusakan smartphone yang dilakukan terdakwa Sanny terhadap handphone milik Akwan, anak dari Kon Siw Lie.

Saksi Ahli melihat penerapan Pasal 406 KUHP bisa dilakukan asalkan kontruksi jelas.

Halaman
12
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved