Breaking News:

Pastikan Stadion BMW Tetap Dibangun, Gubernur Anies Minta Jak Mania Tak Khawatir Soal Sengketa Lahan

Namun, Anies mengatakan bahwa Pemprov DKI telah memenangkan persoalan sengketa lahan dari PT Buana Permata Hijau melalui pengadilan negeri.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/AFRIANI GARNIS
Tumpukan material bahan bangunan untuk pekerjaan umum perbaikan trotoar di sekitar Stadion BMW yang diletakkan pada lahan Stadion BMW. Kamis (13/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan bahwa pembangunan Stadion BMW di kawasan Jakarta Utara tetap berjalan sebagaimana yang sudah direncanakan.

Meski kini proses administrasi terkait lahan tersebut tengah mengalami masalah, Anies meminta agar Jakmania selaku suporter Persija Jakarta tak perlu merasa khawatir.

"Pembangunan tetap jalan terus, teman Persija (Jak Mania) jangan khawatir. IG saya penuh semalem. Yang digugat adalah BPN bukan DKI. DKI sudah menang," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), sebelumnya telah mengabulkan gugatan PT Buana Permata Hijau mengenai sengketa lahan yang digunakan untuk Pembangunan Stadion Bersih, Manusiawi dan Berwibawa (BMW) yang berada di kelurahan Papanggo, Jakarta Utara.

Majelis hakim PTUN, mengabulkan gugatan PT Buana Permata Hijau atas penerbitan sertipikat hak pakai (SHP) oleh Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara dengan Nomor 314 di Kelurahan Papanggo yang rencananya bakal dibangun stadion untuk markas Persija itu.

Anies pun mencoba menjelaskan terkait permasalahan sengketa itu.

Hakim PTUN Kabulkan Penggugat Sengketa Tanah Stadion BMW, Pemprov DKI Jakarta Ajukan Banding

Anies Baswedan menyebutkan, ada dua perkara berbeda, yakni pertama dengan pengadilan negeri (PN) dan kedua melalui pengadilan tata usaha negara (PTUN).

"Nah, yang kemarin diputuskan adalah yang di PTUN. Jadi proses administrasinya yang digugat oleh PT Buana, tapi materinya adalah sah milik kita dan itu diputuskan di Pengadilan Negeri, jadi pengadilan negeri sudah memutuskan," kata Anies.

PT Buana Permata Hijau, melalui Pengadilan Tata Usaha Negara, menggugat proses administrasi yang berlangsung di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved