Pilpres 2019

Bahas Video Ajakan Aksi 22 Mei, Mantan Kepala Intelijen Ditunjuk-tunjuk Riza Patria

Bahas video ajakan aksi tanggal 22 Mei, Riza Patria sampai geram dan tunjuk-tunjuk Soleman Ponto, bahkan singgung soal Amien Rais.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Rr Dewi Kartika H
YouTube/Kompas Tv
Riza Patria - Soleman Ponto 

"Belum kelihatan ini," jawab Soleman Ponto.

Riza Patria - Soleman Ponto
Riza Patria - Soleman Ponto (YouTube/Kompas Tv)

Riza Patria tampak masih mencecar Soleman Ponto terkait seruan makar tersebut.

"Dia sudah merencanakan dan mengajak, bahkan tanggalnya sudah ditentukan. Ini lebih berbahaya," tutur Riza Patria.

"Terus orang-orangnya mana? Kan belum ada juga," tutur Soleman Ponto.

7 Pasangan Zodiak Dikenal Mudah Jatuh Cinta, Kamu Termasuk?

Surat Wasiat Prabowo Subianto Singgung Soal Kematian, Ini Kata Dahnil Anzar Simanjuntak

Masih tampak geram, Riza Patria kembali tunjuk-tunjuk Soleman Ponto.

"Loh kok orangnya enggak ada bagaimana? Wong sudah ada. Maksud saya begini bang, abang seharusnya adil. Apabila yang melakukan seruan itu dari pihak TNI, abang enggak berani bersuara sedangkan jika sipil yang berseru maka abang bersuara. Itu tak adil," jelas Riza Patria.

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria usai menyerahkan daftar bacaleg Gerindra di kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018)
Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria usai menyerahkan daftar bacaleg Gerindra di kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018) (TribunJakarta/Novian Ardiansyah)

"Lah enggak juga, yang jelas ada aturannya," jawab Soleman Ponto.

Melihat Riza Patria terus mengungkapkan pendapatnya seraya emosi terkait seruan makar video dugaan rencana itu, Johny G Plate tampak terpingkal.

Pendaftaran SBMPTN 2019 Dibuka 10 Juni, Perhatikan Sederet Syarat dan Tahapan Seleksinya!

Adian Napitupulu Tak Setuju soal Tim Asistensi Hukum untuk Kaji Ucapan Para Tokoh, Ini Alasannya

Riza Patria mengungkapkan, dirinya juga mengkritisi terkait Kivlan Zen dan Eggi Sudjana.

"Saya juga mengkritisi ketika Kivlan Zen lebih didepan dari Eggi Sudjana tetapi enggak ditangkap tuh. Diberikan surat cekal tapi dicabut lagi, diperiksa tapi enggak ditangkap sedangkan Eggi Sudjana ditangkap. Jadi maksud saya, aparat keamanan harus juga adil. Jangan kepada sipil berani tajam tetapi kepada TNI dan keluarganya malah tidak.," papar Riza Patria.

Kata Polisi

Polisi sedang mendalami sebuah video yang beredar di media sosial diduga perihal rapat rencana makar saat pengumuman hasil rekapitulasi resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019.

"Sudah saya informasikan ke Direktorat Siber, informasinya masih dilakukan analisis," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019).

Dalam video yang dibagikan oleh akun @lesandra161, seorang laki-laki yang disebut sebagai mantan Danjen Kopassus tersebut tampak berbincang dengan ibu-ibu.

Pemilik akun menyertakan caption yang berbunyi, "Bocoran rencana makar tanggal 22 Mei nih. Katanya sih mantan Danjen Kopassus yang ngomong ini". Salah satu hal yang mereka bicarakan adalah rencana menutup gedung KPU jika pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, dinyatakan menang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved