Sejumlah Warga Kesal Pasar Malam di Pamulang Bikin Macet
Sejumlah warga Pamulang, Tangsel kesal dengan penataan pasar malam yang berlokasi di seberang Pamulang Square, Jalan Siliwangi karena jadi macet
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Sejumlah warga Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) kesal dengan penataan pasar malam yang berlokasi di seberang Pamulang Square, Jalan Siliwangi, Pamulang, karena kerap menimbulkan kemacetan.
Zakky, warga Benda Baru, Pamulang, mengaku sering melewati jalan itu dan merasa kesal dan dirugikan akibat imbas kemacetannya.
"Karena penataan pasar malam di depan Pamulang Square sangat buruk, jadi saya yang hampir setiap hari lewat di depannya sangat dirugikan karena kemacetan yang parah," ujar Zakky kepada TribunJakarta.com.
Menurutnya, salah satu penyebab kemacetan itu adalah para pedagang yang menggelar lapak dagangannya sampai ke badan jalan.
Zakky juga menyesali tidak adanya petugas lalu lintas dari kepolisan ataupun Dinas Perhubungan setempat yang mengatur arus lalu lintas di lokasi.
"Yang membuat kemacetan semakin parah adalah pedagang yang berjualan sampai menyentuh badan jalan. Apalagi petugas yang berwenang tidak melakukan tindakan apa-apa. Dan imbas kemacetan yang paling parah di akhir minggu," jelasnya.
Husni, warga Setu, juga menyesalkan kemacetan di area pasar malam yang buka sejak awal Ramadan itu.
• The Ritz Carlton Mega Kuningan Tawarkan Paket Buka Puasa Berkonsep Pasar Malam Mewah
• Bianglala di Pasar Malam Perayaan Sekaten Yogyakarta Terbalik, Begini Tanggapan Pengelola
• Musim Hujan Tiba, Pasar Malam di Depok Sepi Pengunjung
Baginya, meskipun pasar malam menjadi hiburan tersendiri bagi warga, namun pengelolaannya juga harus diperhatikan agar tidak merugikan warga lainnya.
"Ya kalau bisa diaturlah. Biar enggak macet gitu, kan bisa diatur mah," ujar Husni.
Pantauan TribunJakarta.com, sekira pukul 21.00 WIB, Sabtu (18/5/2019) arus lalu lintas di depan pasar malam itu memang macet.
Pengendara motor membutuhkan waktu sampai 20 menit hanya untuk melintas jarak sekira 300 meter di area pasar malam.
Selain lapak pedagang yang memakan badan jalan, pengunjung pasar malam yang hilir mudik di pinggir jalan juga menghambat arus lalu lintas.
Kemacetan terjadi di kedua arah arus lalu lintas, sepanjang sekira 500 meter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kemacetan-yang-disebabkan-pasar-malam-di-jalan-siliwangi.jpg)