Aksi 22 Mei

Berduka Atas Korban Aksi 22 Mei, Prabowo Berpesan ke TNI-Polri: Senjata yang Dipakai Dibiayai Rakyat

alon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengucapkan belansungkawa terhadap korban tewas dan terluka di aksi massa 21-22 Mei 2019.

Berduka Atas Korban Aksi 22 Mei, Prabowo Berpesan ke TNI-Polri: Senjata yang Dipakai Dibiayai Rakyat
YouTube Kompas TV
Prabowo Subinato saat jumpa pers, di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Rabu (22/5/2019). 

"Ya di saat orang masih tidur atau belum tidur sama sekali." tambahnya.

Mantan Komisioner KPU periode tahun 2012-2017 Sigit Pamungkas lantas buka suara.

Ia membeberkan perbedaaan pengumuman pemenang Pilpres 2019 dengan 2014.

Hal tersebut disampaikan Sigit Pamungkas saat menjadi narasumber di acara Apa Kabar Indonesia, TV One.

Awalnya pembawa acara tersebut bertanya soal pengumuman pemenang Pilpres 2014 yang dilakukan 30 menit sebelum batas waktu yang ditentukan undang-undang.

Sang Adik Bagikan Potret Ultah Ibunya Bareng Keluarga, Keberadaan Ahok dan Puput Jadi Sorotan

BPN Bereaksi Ini Saat TKN Ajak Berpelukan Setelah KPU Umumkan Hasil Pilpres, Peserta Rapat Heboh

TONTON JUGA

"Saya ke mas Sigit, kalau zaman Mas Sigit itu lebih cepat 30 menit ya dari pengumumannya?" kata pembawa acara itu dikutip TribunJakarta.com dari YouTube TV One.

"Kalau sekarang lebih cepat lagi," jawab Sigit Pamungkas.

Pembawa acara itu kembali bertanya apa perbedaan yang menyebabkan pengumuman pemenang Pilpres 2019 menjadi jauh lebih cepat.

"Kalau yang sekarang dengan yang 2014 apa bedanya bisa lebih cepat lagi? tengah malam juga diumumkan?" tanya pembawa acara itu.

Pamer Video Ustaz Arifin Ilham Pelukan dengan Istri Pertama, Alvin Faiz Minta Doa: Abi Sedang Kritis

Habis Dihujat Akibat Dukung Paslon Ini di Pilpres 2019, Dokter Ani Hasibuan: Masa Enggak Boleh?

Sigit Pamungkas mengatakan yang membuat Pemilu 2019 lebih cepat pertama karena sistem pembacaan hasil yang berbeda dengan sebelumnya.

Ia menjelaskan di tahun 2014 kabupaten di setiap provinsi dibacakan hasilnya satu-persatu.

Namun di tahun 2019 suara di kabupaten datanya langsung disajikanm, sehingga tinggal dibaca hasil akhirnya.

"Yang pertama sistem pembacaan hasil, kalau dulu setiap kabupaten di setiap provinsi itu dibacakan satu-satu," jelas Sigit Pamungkas.

Harry Tjahaja Purnama Pajang Foto Ultah Ibunya Bareng Keluarga, Keberadaan Ahok & Puput Jadi Sorotan

Kriss Hatta Tak Bantah Lakukan Kekerasan, Hilda Vitria: Dia Nonjok Mata Saya, Pokoknya Kayak Setan

"Kalau sekarang setiap kabupaten datanya itu sudah ditampilkan di layar, tinggal dibacakan hasil akhirnya," tambahnya.

Perbedaan yang kedua yakni rapat pleno di Pilpres 2019 diadakan di dua tempat sekaligus.

"Lalu yang kedua kalau dulu semuanya di satu ruangan pleno, kalau sekarang itu plenonya bisa pararel," ucap Sigit Pamungkas.

"Jadi itu KPU ada dua di tempat yang bisa dipake, satu di lantai bawah yang kedua di atas,"

"Itu untuk dua provinsi yang berbeda di split begitu," tambahnya.

Dihujat Curi Foto Selebgram Ukraina di IG, Ayu Ting Ting Akhirnya Buka Suara: Saya Juga Kaget

Akan Lakukan Ini di 22 Mei, TKN Singgung Hubungan Prabowo & Ahok: Dulu Dukung, Kini Musuh Bebuyutan

Sigit Pamungkas mengatakan dua perbedaan tersebut yang menyebabkan pembacaan pemenang di Pilpres 2019 menjadi lebih cepat.

"Nah itulah kemudian yang mempercepat," kata Sigit Pamungkas.

Ia lantas mengatakan KPU melakukan pembaruan sistem dengan tujuan tak melampaui batas waktu pengumuman pemenang Pipres 2019 yang telah ditentukan undang-undang.

"Tujuannga supaya batas waktu yang ditentukan undang-udang tak terlampaui," kata Sigit Pamungkas.

"Bisa lebih efektif," tambahnya.

Disebut Angkuh Batalkan Ceramah Cuma Karena Pengeras Suara, Ustaz Yusuf Mansur Minta Maaf & Akui Ini

Dianggap Giring Opini saat Debat dengan BPN, Deddy Sitorus Kesal : Saya Meluruskan Perkataan Anda!

Ia juga menjelaskan KPU memiliki beban kerja yang lebih berat di Pemilu 2019 dibanding tahun 2014.

"Kalau dulu pemilu dengan empat kotak diberi waktu oleh undang-undang 30 hari," kata Sigit Pamungkas.

"Sekarang lima kotak hanya diberi waktu 35 hari,"

"Kalau pakai ritme yang dulu tentunya tidak akan selesai," tambahnya.

Didiagnosa Dokter Kena Penyakit Ini, Hotman Paris Langsung Bagi-bagi Warisan: Saya Panggil Anak-anak

Kaesang Disebut Komisaris Batubara, Gibran Rakabuming Tanggapi Enteng: Kotor kan Mukanya

 

SIMAK VIDEONYA:

Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved