Aksi 22 Mei

Langkah Kapolri Umumkan Ancaman Pembunuhan 4 Tokoh Dikritik, Pengaman Intelejen: Tak Mendidik Bangsa

Langkah Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengumumkan adanya rencana pembunuhan kepada empat tokoh nasional dan satu pemimpin lembaga survei dikritik.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Erik Sinaga
YouTube TV ONE
Soeripto saat menjadi narasumber di acara TV One, pada Kamis (30/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H

TRIBUNJAKARTA.COM - Langkah Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengumumkan adanya rencana pembunuhan kepada empat tokoh nasional dan satu pemimpin lembaga survei dikritik.

Kritikan tersebut berasal dari pengamat Intelejen, Soeripto.

Soeripto bahkan menganggap langkah atau tindakan Tito Karnavian tersebutx tidak mendidik kehidupan bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan Soeripto saat menjadi narasumber di acara TV One, pada Kamis (30/5/2019).

Awalnya Soeripto mengatakan apabila rencana pembunuhan tersebut benar adanya, maka pihak kepolisian seharusnya melakukan pendalaman yang serius saja.

Mengenai 4 tokoh nasional, yakni Wiranto, Luhut Binsar Pandjaitan, Gories Mere, dan Budi Gunawan yang disebut menjadi target pembunuhan, Soeripti berharap pihak kepolisian dapat kembali memastikannya.

"Menurut saya itu semestinya kalau memang betul ada, didalami saja dan diselusuri terus, target itu memang sudah secara dari kacamata intelejen, sudah pasti atau hampir pasti apa tidak," ungkap Soeripto dikutip TribunJakarta.com, pada Jumat (31/5/2019).

Prabowo Subianto Curhat Via Telepon Terkait Kondisi Kakinya, Luhut Binsar Pandjaitan Beri Saran Ini

Verrell Bramasta & Aurel Ngaku hanya Berteman, Mbah Mijan Beberkan Fakta Sebaliknya: Menikahlah

TONTON JUGA

Soeripto menganggap pihak kepolisian tak seharusnya merilis atau mengumumkan hasil operasi penyelidikan.

Ia menilai pengumunan tersebut dapat dilakukan apabila enam tersangka dalam kasus perencanaan pembunuhan dan kepimilikan senjata ilegal (senpi) itu sudah benar-benar terbukti terlibat.

"Dan enggak usah diumumkan, enggak usah dirilis langsung saja, nanti setelah hasilnya ternyata yang bersangkutan terbukti atau punya indikasi kuat melakukan pembunuhan, baru diumumkan," tutur Soeripto.

"Jangan baru sebelum operasi sudah diumumkan oleh Kapolri," ucapnya.

Vincent Raditya Ngadu Duga Ada Pihak yang Tak Suka Dirinya, Menkominfo Bahas Penutupan Kanal YouTube

Atta Halilintar Pajang Video Nagita Bela Raffi Ahmad Saat Dibawa Paksa 4 Pria: Berantem Sama Polisi?

Soeripto menganggap pengumuman sebelum dilakukan penyeledikan mendalam dapat membangun sebuah opini di masyarakat.

Tak cuma itu langkah Tito Karnavian juga dinilai Soeripto tidak baik dan tidak mendidik masyrakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Jadi bisa terkesan bahwa rilis itu semacam membangun opini, semacam memberikan kepada masyarakat 'psy war' dan ini menurut saya kurang baik dan itu tidak mendidik kepada kehidupan bangsa dan negara," kata Soeripto.

Beberkan Alasan Gories Mere Jadi Target Pembunuhan, Pengamat Pertahanan & Keamanan: Memang Agak Unik

Pamer Video Nagita Bela Raffi Ahmad Saat Dibawa Paksa 4 Pria, Atta Halilintar: Berantem Sama Polisi?

 

SIMAK VIDEONYA:

Kapolri  Beberkan 4 Tokoh Nasional yang Jadi Target Pembunuhan

Kapolri Jenderal Tito Karnavian membeberkan nama empat tokoh nasional yang menjadi target pembunuhan sekelompok orang.

Dari empat nama tersebut, salah satunya adalah Menko Polhukam Wiranto.

Saat menyebut nama Wiranto, Tito Karnavian dan sejumlah orang yang hadir di jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam di Gambir, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/5/2019) tertawa.

Mulanya Wiranto mempersilahkan awak media untuk bertanya terkait kasus penangkapan keenam tersangka berinisial HK, AZ, TJ, AD dan AV alias VV dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal dan rencana pembunuhan.

Awak media itu bertanya soal keempat tokoh nasional yang menjadi target pembunuhan keenam tersangka itu.

"Kalau siapa yang menjadi target kamu sudah tahu enggak usah nanya kan?" kata Wiranto disambut tawa yang lain, dikutip TribunJakarta.com pada Selasa (28/5/2019).

"Loh tadi kamu sampaikan?"

"Kok tahu targetnya Pak Wiranto," tambahnya.

Wiranto lantas mempersilahkan Tito Karnavian untuk menyebutkan nama keempat tokoh yang menjadi incaran komplotan pembunuh bayaran itu.

Diisukan Sebagai Tokoh yang Nyawanya Diincar Pembunuh Bayaran, Ali Ngabalin: Saya Tetap Berikhtiar

Kelakuannya di Maskapai Berbiaya Murah Terungkap, Kaesang Komentar, Gibran Rakabuming: Pencitraan!

TONTON JUGA

"Nanti Kapolri silahkan jelaskan," ujar Wiranto.

Tito Karnavian mengatakan dalam membeberkan nama empat tokoh tersebut pihaknya berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dilakukan kepada enam tersangka.

Tito Karnavina menjelaskan BAP tersebut bersifat resmi pro justitia.

"Dasar kami hanya BAP berita acara itu resmi Pro Justitia, hasil pemeriksaan kepada tersangka yang sudah kita tangkap," jelas Tito Karnavian.

Ia mengungkapkan empat nama tokoh tersebut bukan berdasarkan informasi dari pihak intelijen.

Pembunuh Bayaran Incar 4 Tokoh Nasional, Polisi Bongkar Bukti: Walau Rakitan Efeknya Luar Biasa

Tingkahnya di Atas Pesawat Maskapai Berbiaya Murah Dibongkar, Kaesang Pangarep: Ini Lebay Sih Sumpah

"Jadi bukan karena informasi inteligen, kalau informasi intelijen itu tidak pro justitia," kata Tito Karnavian.

"Ini pro justitia pemeriksaan resmi, itu mereka menyampaikan nama," tambahnya.

Tito Karnavian kemudian mengatakan tokoh pertama yang nyawanya diincar adalah Wiranto.

Wiranto lansung merespon pernyataan Tito Karnavian.

Hal tersebut sontak membuat Tito Karnavian dan narasumber yang hadir dalam jumpa pers itu tertawa.

Dapat Rp150 Juta, Ketua Pembunuh Bayaran yang Incar Nyawa 4 Tokoh Nasional Bertemu Sosok Ini di 2018

Sebut Ada Eks TNI yang Berkolaborasi dengan Preman di Kerusuhan 22 Mei, Moeldoko: Sudah Kita Kenali

"Satu betul Pak Wiranto," kata Tito Karnavian.

"Ya, saya," celetuk Wiranto.

Tito Karnavian mengatakan tiga tokoh lain yakni, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Gories Mere.

Sementara nama pemimpin lembaga survei tak bersedia disebutkan oleh Tito Karnavian.

Pembunuh Bayaran Incar 4 Tokoh Nasional, Polisi Bongkar Bukti: Walau Rakitan Efeknya Luar Biasa

Ditunjuk-tunjuk Fadli Zon Saat Bahas Korban 22 Mei, Ali Ngabalin: Jangan Bercanda dengan Saya!

"Kedua Pak Luhut, yang ketiga Pak Kepala BIN Budi Gunawan, yang keempat Pak Gories Mere, yang kelima salah satu lembaga survei saya enggak mau sebutkan," tutur Tito Karnavian.

Tito Karnavian menegaskan pihaknya sejak awal informasi perencanaan pembunuhan beredar sudah melakukan pengamanan dan pengawalan kepada kelima target itu.

"Yang jelas kami sejak awal begitu ada informasi selalu memebrikan pengamanan dan pengawalan," ujar Tito Karnavian.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved