Ani Yudhoyono Meninggal
Ani Yudhoyono Dimata SBY, Tak Sekadar Wanita Sabar dan Kuat: Saya Tahu Ibu Ani Mencoba Bertahan
SBY mengungkapkan bahwa Ani Yudhoyono selalu meneteskan air matanya saat tahu banyak orang yang masih mengingatnya
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM - Istri Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Ani Yudhoyono meninggal dunia.
Ani Yudhoyono mengembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (1/6/2019) sekira pukul 10.50 waktu Singapura.
Menurut SBY, Ani Yudhoyono adalah sosok yang mencintai persaudaraan.
Ani Yudhoyono mencintai persaudaraan tanpa membedakan satu sama lain.
"Saya yakin bapak ibu dan para sahabat mengenal ibu Ani mungkin bapak ibu menyayanginya karena saya dan ibu Ani sangat sayang kepada saudara-saudara rakyat Indonesia apapun identitasnya, apapun agamanya, apapun etnisnya dari daerah mana, aliran politik mana," ujar SBY di Pendopo Puri Cikeas, Nagrak, Kabupaten Bogor, Minggu (2/6/2019).
"Kami memperlakukan semua sebagai saudara selama mendampingi saya 10 tahun sebagai Presiden. Itulah ibu Ani menjaga persaudaraan dan bahkan kerukunan dengan lintas identitas," tambahnya.
Kemudian, SBY juga menyebut bahwa Ani Yudhoyono adalah sosok yang tangguh dan sabar.
"Saya mendampinginya 46 tahun. Saya mengetahui ibu Ani mencoba bertahan. Ia wanita yang sabar, tangguh, dan wanita yang kuat," ucapnya.
• Unggah Video Ani Yudhoyono Sedang Latihan, Annisa Pohan: Memo Maafkan Annisa
• KH Maruf Amin Jadi Imam Salat Jenazah Ani Yudhoyono
Di sisi lain, SBY mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah mendoakan Ani Yudhoyono.
SBY mengungkapkan bahwa Ani Yudhoyono selalu meneteskan air matanya saat tahu banyak orang yang masih mengingatnya
"Saya menyaksikan dan mengetahui bahwa empat bulan ketika ibu Ani dirawat di Singapura karena menderita penyakit kanker darah dengan kategori yang sangat ganas, banyak yang mendoakan."
"Di Masjid, gereja di Kelenteng, Vihara dan tempat ibadah yang lain. Kami selalu diberikan kegiatan yang dilakukan, Ibu Ani selalu meneteskan air matanya melihat saudaranya masih ingat akan di tengah-tengah perjuangan Ibu Ani untuk melawan blood cancer dengan kategori yang very-very agresif itu," katanya.
"Oleh karena itu saya dan keluarga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para sahabat baik yang hadir hari ini dan di seluruh tanah air dan di manapun berada atas ketulusan untuk mendoakan kesembuhan ibu Ani," tambahnya.

SBY pun berdoa agar sang istri mendapatkan tempat yang paling indah di surga.
"Selamat jalan istriku tercinta semoga engkau mendapatkan tempat yang indah di surga sana," jelasnya.