Ani Yudhoyono Meninggal
Kisahkan Detik-detik Ani Yudhoyono saat Tutup Usia, SBY: Saya Jatuhkan Air Mata Itu di Keningnya
SBY menceritakan detik-detik kepergian Ibu Ani, menurutnya kata dokter Ibu Ani sudah tidak bisa mendengar, tapi ia lihat Ibu Ani menangis.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Rr Dewi Kartika H
"Dokter mengatakan, karena ibu memang sengaja ditidurkan dengan obat bius dan secara logika tidak bisa mendengar lagi, tetapi semua yang kami sampaikan, termasuk yang saya sampaikan, ibu Ani membalasnya dengan titik air mata di sudut-sudut matanya," kata SBY dengan suara bergetar dan terlihat air mata di sudut matanya.
Melihat respon tersebut dari sang istri, SBY pun mengambil tissue dan berusaha membasuhnya.
"Melihat itu saya ambil kertas tissue, saya bersihkan, saya lap titik-titik air matanya, tetapi air mata saya pun menetes di keningnya, saya menjatuhkan air mata itu, mohon kepada Allah, ya Tuhan inilah persatuan air mata kami, air mata cinta, air mata kasih, dan air mata sayang," katanya sambil menangis.
"Kemudian segalanya berlangsung dengan cepat, beberapa saat kemudian Ibu Ani dengan sangat tenang, tidak ada goncangan, menghembuskan napasnya yang terakhir, kami segera mengucapkan doa-doa," katanya.
SBY pun menyampaikan kalimat terakhir kepada sang istri yang sudah pergi selamanya itu.
"Setelah itu, saya cium keningnya, saya ucapkan ; selamat Jalan istri tercinta, good bye, semoga engkau bahagia di sisi Allah SWT, itulah yang terjadi," kenang SBY.
Dibawa ke Taman Makam Pahlawan Usai Dzuhur
Jenazah Almarhumah Ani Yudhoyono akan dibawa menuju Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, (2/6/2019) setelah Shalat Dzuhur.
Kepastian tersebut terdengar dari pengeras suara yang terdapat di Pendopo, Puri Cikeas, Nagrak, Kabupaten Bogor.
Dalam informasi yang diberikan melalui pengeras tersebut, terdengar pengumuman bahwa "Jenazah Almarhumah Ani Yudhoyono diberakatkan ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, setelah Shalat Dzuhur".
Sementara itu, sejumlah tokoh politik terlihat hadir melakukan Takziah ke rumah duka.
Pada kesempatan ini, KH Maruf Amin ditunjuk menjadi imam Shalat Jenazah.
Setelah melakukan Shalat Jenazah, KH Maruf Amin mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan Almarhumah agar mendapatkan tempat yang indah di surga.
Ani Yudhoyono wafat setelah dirawat selama sekitar tiga bulan di National University Hospital Singapura.
Ani menghembuskan napas terakhir pada Sabtu, sekitar pukul 11.50 waktu Singapura.
Pada Sabtu malam, jenazah Ani Yudhoyono tiba di Lanud Halim Perdanakusuma.
Setelah itu, jenazah disemayamkan di rumah duka Cikeas.
Jenazah Ani Yudhoyono akan dimakamkan di TMP Kalibata, Minggu. (*)