Ramai Isu Jokowi Tawarkan Kursi Menteri ke Gerindra, TKN Tak Yakin: di Koalisi Aja Belum Ada Tawaran

Isu tawaran masuk dalam kabinet Kerja Jilid II kepada Partai Gerindra baru-baru ini ramai diperbincangkan.

YouTube Talkshow TVONe
Ferry Juliantono - Lukman Edy 

TRIBUNJAKARTA.COM – Isu tawaran masuk dalam kabinet Kerja Jilid II kepada Partai Gerindra baru-baru ini ramai diperbincangkan.

Munculnya isu tersebut lantas menuai tanggapan dari kubu 01 dan 02.

Tawaran menteri kepada Partai Gerindra ini disebut-sebut sebagai pendorong terciptanya rekonsiliasi nasional.

Wakil Direktur TKN Jokowi-Maruf Amin, Lukman Edy mengaku tak terlalu yakin dengan isu tawaran menteri kepada Partai Gerindra tersebut.

Hal itu disampaikan Lukman Edy dalam program Apa Kabar Indonesia Malam TVOne.

Lukman Edy tak merasa yakin jika Jokowi telah menawarkan kursi menteri untuk Partai Gerindra.

"Saya tidak terlalu yakin informasi berkenaan Pak Jokowi sudah menawakan kursi menteri kepada Partai Gerindra," ucapnya seperti dilansir dari tayangan YouTube TVONe.

Hari Keempat Lebaran, Pedagang di Pasar Ikan Hias Jalan Sumenep Menteng Mulai Beraktivitas

Arus Balik Pemudik Sepeda Motor di Kalimalang Diprediksi Melonjak Malam Ini

Bukan tanpa sebab Lukman Edy merasa tidak yakin dengan isu tersebut.

"Karena kami di partai koalisi aja belum ada tawaran, partai-partai belum ditawari sebagai menteri apa atau berapa jatah menterinya," jelasnya.

Ferry Juliantono dan Lukman Edy dalam program Apa Kabar Indonesia malam TVONE.
Ferry Juliantono dan Lukman Edy dalam program Apa Kabar Indonesia malam TVONE. (YouTube Talkshow TVONE)

Menurutnya, saat ini Jokowi masih fokus merajut kebersamaan pascapemilu 2019.

"Itu yang kemudian tagline-tagline itu sekarang kami perbesar di kantor TKN, supaya memberikan semangat kepada seluruh aktivis-aktivis TKN, untuk membuka dialog komunikasi dengan teman-temnan yang ada di 02," terangnya.

"Supaya perbedaan-perbedaan selama ini segera diakhiri," tambahnya.

Singgung Serangan Buzzer, Andi Arief Diingatkan Gerindra Soal Koalisi: Tak Usah Cuit di Medsos

Gelandang Persib Bandung Pulang Mudik Lebih Cepat, Khawatir Macet Ganggu Kondisi Fisik

Lukman Edy juga menilai bahwa Hari Raya Idul Fitri juga menjadi momen yang tepat untuk dilakukannnya rekonsiliasi nasional.

"Terlepas dari ada pihak yang menganggap tidak penting tapi bagi kami tetap menjadi penting," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved