Polisi Sebut Pria Koboi yang Todongkan Pistol ke Pengendara Lain Positif Konsumsi Narkoba

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian mengungkapkan, pria koboi yang todongkan pistol kepada pengendara lain positif konsumsi narkoba

Polisi Sebut Pria Koboi yang Todongkan Pistol ke Pengendara Lain Positif Konsumsi Narkoba
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Andy Wibowo (baju merah), pelaku penodongan pistol kepada pengendara lain di Jalan Alaydrus saat rilis di Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (15/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian mengungkapkan, pria koboi yang todongkan pistol kepada pengendara lain di Jalan Alaydrus positif narkoba.

Hal ini ia ungkapkannya berdasarkan hasil tes urin yang telah dilakukan terhadap pelaku.

"Iya dari tes urin dia positif narkoba jenis amfetami atau sabu," ucapnya, Sabtu (15/6/2019).

Dijelaskan Arie, sampai saat ini pihaknya masih terus mendalami dari mana asal pelalu mendapatkan barang haram tersebut.

"Sedang kami dalami ya karena ini temuan baru" ujarnya.

Cerita Saksi Mata Perampokan Toko Emas di Tangerang, Sempat Ditodong Senjata Api

Meski Mobilnya Dihujani Batu oleh Warga, Dua Perampok Lolos Bawa Emas 6 Kg di Balaraja

Makan Di Tempat Chef Arnold Di Australia, Raffi Ahmad Puji: Enak Banget Makanannya Gue Kasih 100

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat (14/6/2019) pagi sekira pukul 08.00 WIB seorang pengemudi sedan BMW melakukan aksi koboi dengan menodongkan senjata api kepada pengendara lain di Jalan Alaydrus, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat.

Poliai menyebut, pelaku nekat menodongkan senjata api ke arah pengendara lain lantaran kesal jalannya dihalangi oleh kendaraan lain dari arah berlawanan.

"Tersangka merasa itu jalan satu arah, lalu mobil yang berpapasan tidak mau mundur," ujarnya di Mapolres Metro Jakarta Pusat.

"Pelaku emosi sehingga ia turun bawa senjata kemudian mengetuk kaca dan menodongkannya ke arah pengemudi panther," tambahnya menjelaskan.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terancam Pasal 1 (1) UU Darurat No. 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved