BKD Sebut Kadis PPAPP Tak Disanksi Meski Tandatangani Surat Undangan untuk Muslimah HTI

Kepala Dinas PPAPP Tuty Kusumawati tak akan diberi sanksi atas kekeliruannya dalam proses persetujuan undangan yang menuai kontroversi.

BKD Sebut Kadis PPAPP Tak Disanksi Meski Tandatangani Surat Undangan untuk Muslimah HTI
Isitmewa
Viral, undangan Dinas PPAPP Provinsi DKI undang Muslimah HTI dan Indonesia Tanpa Feminis 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Tuty Kusumawati tak akan diberi sanksi atas kekeliruannya dalam proses persetujuan undangan yang menuai kontroversi beberapa waktu lalu.

Demikian dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta, Chaidir.

Dinas PPAPP DKI Jakarta, sebelumnya telah mengeluarkan sebuah undangan rapat bersama yang telah ditandatangani oleh Tuty.

Dalam surat tersebut juga tertulis dua nama organisasi terlarang yakni Muslimah HTI dan Indonesia Tanpa Feminis sebagai salah satu organisasi yang diundangkan.

"Kalau dari BKD kita sudah sampaikan kepada kepala SKPD nya untuk melakukan pemeriksaan. Kalau kadis tidak (disanksi) karena kan berjenjang ya. Artinya sejauh kepala dinasnya sudah melakukan tugasnya sebagai kadis dengan melakukan BAP, itu sudah benar," kata Chaidir, Selasa (18/6/2019).

Sejauh ini, Dinas PPAPP sendiri telah berkordinasi kepada Kepala BKD Chaidir untuk langkah lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Namun, kata Chaidir kekeliruan ini terjadi akibat ketidaktahuan para pegawai.

"Kalau kelalaian minimal sanksinya berupa hukuman disiplin ringan, teguran tertulis jangan sampai terjadi kedua kali. Kalau misalnya terjadi dua kali mereka bisa naik ke hukuman disiplin sedang," kata dia.

Pegawai Dinas PPAPP, diketahui mendapatkan informasi mengenai dua nama organisasi tersebut berdasarkan hasil browsing di internet.

Halaman
123
Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved