Sebanyak 5.000 Lulusan SD di Tangsel Pilih Sekolah ke Luar Kota Tahun Ini

Sebanyak 5 ribu lulusan Sekolah Dasar (SD) di Tangerang Selatan (Tangsel) memilih untuk melanjutkan pendidikannya di luar kota

Sebanyak 5.000 Lulusan SD di Tangsel Pilih Sekolah ke Luar Kota Tahun Ini
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Tangsel, Taryono, saat memantau proses prapendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMPN 4, Tangsel, Senin (24/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com,Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Sebanyak lima ribu lulusan Sekolah Dasar (SD) di Tangerang Selatan (Tangsel) memilih untuk melanjutkan pendidikannya di luar kota pada tahun ajaran 2019-2020.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Taryono, saat memantau proses pra pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMPN 4, Tangsel, Senin (24/6/2019).

"Dindik sudah banyak mengeluarkan banyak rekomendasi yang ke luar. Ada 5.000 orangtua siswa yang mengajukan luar daerah," ujar Taryono.

Data tersebut diketahui karena wali murid membutuhkan surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) untuk bisa daftar sekolah di luar zonanya.

VIDEO Suasana Pendaftaran Peserta PPDB 2019 Jalur Zonasi DKI di SMAN 1 Jakarta

Giant Bekasi Segera Tutup, Sejumlah Karyawan Bingung akan Nasibnya

Sebut Said Didu Saksi Invalid, TKN Beberkan Alasan: Jokowi & Maruf Pertimbangkan untuk Lapor Polisi

Taryono memaparkan, lulusan SD di Tangsel totalnya berjumlah 23.000 siswa.

Sebanyak 11.000 siswa sudah terdaftar di SMP swasta yang masa pendaftarannya telah berlangsung sebelum PPDB Negeri.

"Yang sudah melapor dari sekolah swasta, yang sudah tutup pendaftaran itu totalnya 11 ribu. Jadi ada sekitar 12 ribu yang belum masuk," ujarnya.

Dari angka tersebut, sisa sekitar 7.000 lulusan SD yang akan berebut bangku di SMP negeri.

Namun Taryono menyebut angka tersebut fluktuatif lantaran para pendaftar di sekolah swasta, bisa saja ikut PPDB negeri.

"Banyak hal, namanya kepindahan itu ada yang ke pondok pesantren. Juga ada yang mengikuti kepindahan orang tua, baik orang tua yang beraktivitas di swasta ataupun pegawai," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved