Peletakan Batu Pertama Sejak Desember 2018, Proyek ITF Sunter Belum Dibangun hingga Kini
Tidak ada tanda-tanda pembangunan di lokasi proyek pengelolaan sampah tenaga listrik atau intermediate treatment facility (ITF) Sunter
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Tidak ada tanda-tanda pembangunan di lokasi proyek pengelolaan sampah tenaga listrik atau intermediate treatment facility (ITF) Sunter, Kamis (27/6/2019).
Padahal, peletakan batu pertama proyek Pemprov DKI Jakarta ini sudah dilakukan sejak tahun lalu, tepatnya 20 Desember 2018.
Pengamatan TribunJakarta.com pada pukul 13.00 WIB siang ini, lokasi itu tampak sepi dan kosong.
Pagar besi yang berada di depan gerbang lokasi proyek juga tampak terkunci, dibelit rantai yang sudah karatan.
Pagar itu berada di tepi Jalan Sunter Permai Raya, tepatnya dekat rel kereta pinggir Jalan R. E. Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Di atas gerbang itu, terpasang spanduk bertuliskan lokasi ITF Sunter.
"Di lokasi ini segera dibangun proyek pengolahan sampah Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Kegiatan Strategis Daerah (KSD)," tulis pihak yang memasang spanduk itu.
• Meski Diprotes Warga, Proses Pembangunan Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta Tetap Dilanjutkan
• 5 Zodiak Ini Pandai Menyembunyikan Kesedihannya, Capricorn Paling Jago!
• Cuaca Terik di Sekitar MK Jadi Berkah Bagi Pedagang Kacamata Hitam
Ketika mengintip dari celah gerbang ke dalam lahan yang luasnya mencapai 3 hektar itu, tak tampak aktivitas pembangunan proyek.
Tak ada siapapun di dalam lahan itu, hanya ada pohon-pohon dan alang-alang yang tampak tumbuh liar.
Sementara itu, sampah daun kering yang berserakan juga tampak menjadi pengisi lahan bagian depan di dekat gerbang.
Bejo (50), seorang pedagang Mie Ayam di dekat lokasi, mengatakan selama ini belum ada aktivitas pembangunan di sana.
"Belum ada kegiatan, belum jelas ini, belum ada kabar kapan mau dibangun," kata Bejo.
Namun, kata dia, biasanya setiap hari ada truk-truk sampah yang berdatangan ke lokasi.
Di sisi lain, Tuti (45), salah seorang warga sekitar mengatakan bahwa biasanya ada petugas keamanan yang berjaga di sana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/suasana-di-itf-sunter-tanjung-priok.jpg)