1 Tahun Tak Hadir, Bangku Kosong di SDN Ciracas 11 Pagi Milik Anak Caleg

Pemindahan murid baru di SDN Ciracas 11 Pagi dikeluhkan. Meski terdapat bangku kosong, orang tua murid kesulitan memindahkan anaknya.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Tampak depan SDN Ciracas 11 Pagi di Jakarta Timur, Rabu (10/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Pemindahan murid baru di SDN Ciracas 11 Pagi dikeluhkan.

Pasalnya, meski terdapat bangku kosong, orang tua murid kesulitan memindahkan anaknya yang hendak bersekolah.

Kepala Sekolah SDN Ciracas 11 Pagi Suparmin membenarkan adanya bangku kosong di kelas 2 karena ada satu murid yang sejak awal tahun ajaran baru lalu dimulai tak hadir ke sekolah.

Dia juga membenarkan bahwa sejak dua bulan lalu satu orang tua murid, Muhammad (35) sudah berencana memindahkan anaknya guna mengisi kekosongan bangku.

"Memang ada bangku kosong, anaknya dari awal tahun ajaran baru lalu enggak masuk. Sekarang sudah pasti bisa ditempati bangkunya," kata Suparmin di SDN Ciracas 11 Pagi, Rabu (10/7/2019).

Murid tersebut tak hadir saat proses belajar karena diboyong orang tua yang hendak mencalonkan diri jadi Caleg di Medan pada Pemilu 2019 lalu.

Meski dibawa orang tuanya pergi, Suparmin mengaku pihak sekolah tak begitu saja mengeluarkan anak tersebut karena permintaan orang tua.

"Orang tuanya bilang kalau nanti akan balik lagi, jadi enggak langsung kita keluarin. Kita tunggu sampai satu semester, tapi lewat satu semester ternyata enggak balik," ujarnya.

Menurutnya kompensasi yang diberikan tak menyalahi aturan karena pihak sekolah harus memastikan alasan murid tidak masuk sebelum mengeluarkannya.

Namun saat disinggung apa pihak sekolah tak menyampaikan informasi tersebut kepada Muhammad, dia tak menjawab gamblang.

Dia hanya menjawab SDN Ciracas 11 Pagi masih menunggu Muhammad kembali datang ke sekolah mendaftarkan anaknya.

"Ada yang kosong, sekarang kita masih menunggu orang tua murid yang bersangkutan (Muhammad) untuk mendaftarkan anaknya," tuturnya.

Sebelumnya, Muhammad mempertanyakan alasan anaknya tak dapat menduduki bangku kosong di kelas 2 SDN 11 Ciracas Pagi.

Sejak dua bulan lalu dia aktif menanyakan prosedur agar anaknya dapat pindah sekolah ke bagian Tata Usaha SDN 11 Ciracas Pagi.

Ditengah Terik Matahari Wanita Asal Bandung Ini Nekat Antre Tiket Persija: Kayak Mau Nonton DWP

282 CPNS Jakarta Utara Ikuti Pembekalan Kedisiplinan Hingga Masalah Perceraian

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved