Marak Kebakaran Arus Pendek, DPRD Minta Pemprov DKI Rutin Cek Instalasi Listrik di Rumah Warga

Hal ini diungkapkan mengingat maraknya kasus kebakaran yang terjadi di Ibu Kota disebabkan oleh adanya arus pendek listrik.

Marak Kebakaran Arus Pendek, DPRD Minta Pemprov DKI Rutin Cek Instalasi Listrik di Rumah Warga
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Ketua Panitia Penyelenggara kampanye akbar Prabowo-Sandi, M Taufik, usai menggelar rapat internal di ruang konferensi pers SUGBK, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mendorong Pemprov DKI Jakarta melalui dinas terkait agar melakukan inspeksi terhadap instalasi di rumah-rumah warga secara rutin.

Hal ini diungkapkan mengingat maraknya kasus kebakaran yang terjadi di Ibu Kota disebabkan oleh adanya arus pendek listrik.

"Periksa tuh rumah-rumah instalasinya gimana, rata-rata kebakaran kan dari aliran listrik. Mau pemukiman padat, mau pemukiman tidak padat itu kan warga Jakarta, harus diperhatikan. Pemadam kebakaran itu fungsinya harus menjaga gitu," kata Taufik saat dikonfirmasi Selasa (16/7/2019).

Taufik mengatakan, sudah menjadi tugas dan wewenang dari pemadam kebakaran untuk melakukan pencegahan di pemukiman warga agar tidak terjadi kebakaran.

Oleh karena itu ia meminta kepada Dinas Pemadam Kebakaran bekerjasama dengan PLN untuk melakukan pemeriksaan rutin, baik di pemukiman padat penduduk ataupun kawasan perumahan.

Petugas Pemadam Kebakaran Bantu Lepas Cincin di Jari Pemuda 18 Tahun

"Harus ada (pengecekan rutin) dong, kerja sama dengan PLN supaya mereka kerjanya ringan," kata Taufik.

Sebagaimana diketahui, baru-baru ini kebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk kawasan Manggarai, Jakarta Selatan.

Kebakaran yang melanda Kampung Bali Matraman, Tebet, Jakarta Selatan itu menghabiskan sedikitnya 6 RT. Peristiwa itu terjadi pada Rabu 10 Juli 2019 lalu sekitar pukul 10.30 WIB.

Sulitnya akses masuk ke kawasan tersebut lantaran terlalu sempit dan jauhnya sumber air menjadi kendala bagi petugas pemadam kebakaran ketika pemadaman dilakukan.

Mengaca dari kejadian itu, Taufik pun meminta kepada Dinas Pemadam Kebakaran agar lebih aktif dalam menyiapkan sejumlah strategi khususnya untuk penanganan kebakaran yang terjadi di wilayah yang sulit dijangkau.

Misalnya, dengan menyediakan titik-titik tertentu sebagai sumber air yang bisa digunakan saat situasi darurat.

"Kalau sudah kaya gitu, kan (harusnya) bisa dipikirin sama si damkar. Bisa aja ada titik-titik tertentu yang sudah harusnya disiapkan sebagai pencegahan kebakaran di daerah kumuh, Damkarnya ke situ bawa motor doang, lalu tancepin tuh di selangnya (di titik yang disediakan) kalau gak dipikirin ya daerah padat gak terjangkau mereka," tegasnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved