Pemutaran Lagu di Lampu Merah Depok Tuai Pro Kontra, Bukan Atasi Macet Dan Diterapkan Bulan Depan

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana menegaskan bahwa wacana pemutaran lagu tersebut bukan bertujuan untuk mengatasi kemacetan.

Pemutaran Lagu di Lampu Merah Depok Tuai Pro Kontra, Bukan Atasi Macet Dan Diterapkan Bulan Depan
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Lampu merah di Jalan Raya Margonda, Pancoran Mas, Kota Depok. 

Lagu berdurasi 2 menit 20 detik itu diduga dinyanyikan sendiri oleh Wali Kota Depok KH Mohammad Idris.

Berikut ini lirik lagu tersebut:

Hati-hati di jalanan, jangan ugal-ugalan
Bila Naik Kendaraan, jangan kebut-kebutan

Jangan sampai orang bilang engkau penganggu jalan. 
Seperti orang bingung tak tahu peraturan.

Reff : 
Lampu Merah kita berhenti
Lampu Kuning Hati-hati. 
Lampu Hijau, jalan lagi.

Ambil Jalur sebelah kiri.
Kalau nyebarang hati-hati 
Tengok kanan, tengkok kiri

Rambu-rambu ditaati, Agar tidak salah lagi. 
Lampu merah kita berhenti, Lampu kuning hati-hati, lampu hijau jalan lagi.

Ambil jalur sebelah kiri, kalau nyebrang hati-hati, tengok kanan tengok kiri. Rambu-rambu diaati. Agar tidak salah lagi.

Dilaksanakan Akhir Agustus

Wacana pemutaran lagu disetiap lampu merah di Kota Depok, rencananya akan diuji coba akhir bulan Agustus 2019.

Halaman
1234
Penulis: MuhammadZulfikar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved