Pemkot Tangerang Vs Kemenkumham

Kemenkumham Masih Minta Lahan untuk Lapas Tahanan Narkoba di Kota Tangerang

Perseteruan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dengan Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangerang belum sepenuhnya tuntas.

Kemenkumham Masih Minta Lahan untuk Lapas Tahanan Narkoba di Kota Tangerang
TribunJakarta/Ega Alfreda
Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja Sama Kemenkumham, Bambang Wiyono (baju biru) saat menyambangi Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (19/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Perseteruan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dengan Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangerang belum sepenuhnya tuntas.

Pihak Kemenkumham masih meminta dan berencana membangun lembaga pemasyarakatan (lapas) khusus tahanan kasus pidanan narkoba di Kota Tangerang.

Menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja Sama Kemenkumham, Bambang Wiyono, lapas narkoba menurut undang-undang yang berlaku sudah menjadi kewajiban wilayah pemekaran.

Seperti Banten, lebih khususnya Kota Tangerang.

"Provinsi yang baru dibentuk, wajib menyediakan sarana dan prasarana. Agar seluruh pelayanan publik berjalan dengan baik," ungkap Bambang di Mapolrestro Tangerang Kota, Jumat (19/7/2019).

"Misalnya, Detensi Keimigrasian, Rupbasan. Lapas khusus narkotika kita belum punya, mudah-mudahan dengan peristiwa ini akan ada sinergitas yang lebih baik antara Provinsi Banten dan kumham," imbuh dia.

Ia pun meminta agar Gubernur Banten, Wahidin Halim dapat menengahi soal pengadaan lahan Lapas khusus tahanan narkoba di Kota Tangerang.

"Ya ini juga penting. Sekali lagi wilayah pemekaran wajib sediakan sarana dan prasarana. Gubernur semoga memberikan fasilitas dan lahan kepada kita, Lebih khusus Wali Kota dan Menkumham," tutur Bambang.

Terangnya, seperti yang termaktub dalam Undang-undang pemekaran wilayah, bahwa wilayah-wilayah pemekaran yang wajib terdapat Lapas khusus narkotika seperti Gorontalo, Maluku Utara, termasuk Banten.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved