VIDEO Batik Marunda Diproduksi Ibu Rumah Tangga di Rusun Rawa Bebek

Koordinator dan Pendamping Kegiatan Produksi Batik Marunda Khodijah menyebut, kegiatan membatik sebelumnya merupakan pelatihan untuk ibu rumah tangga

Tayang:
Penulis: Afriyani Garnis | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Proses pembuatan Batik Marunda di Rusun Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (19/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG  - Sejumlah wanita tengah sibuk dengan lembaran kain yang terbentang diantara tempatnya duduk pada sebuah ruangan.

Pandangan mereka pun hanya tertuju pada kain dan canting yang mereka gunakan.

Mereka sedang membuat Batik Marunda, satu diantara batik yang berasal dari DKI Jakarta.

Kegiatan itu berlangsung di Blok Gelatik, Rusun Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur.

Koordinator dan Pendamping Kegiatan Produksi Batik Marunda Khodijah menyebut, kegiatan membatik sebelumnya merupakan pelatihan untuk ibu rumah tangga. Akan tetapi kini sudah masuk menjadi tahap produksi.

Sebelum berkegiatan di Rusun Rawa Bebek, Jakarta Timur kegiatan itu berlangsung di Rusun Marunda, Jakarta Utara

Hanya saja, di Rusun Marunda produksi Batik Marunda sudah berjalan empat tahun.

Sementara di Rusun Rawa Bebek baru berlangsung dua tahun lamanya.

"Di Rawa Bebek kegiatan ini baru dua tahun, yang sudah lama di Rusun Marunda," kata Khodijah saat ditemui, Jumat (19/7/2019).

Ada sembilan orang ibu rumah tangga yang berpartisipasi sebagai pengrajin di Rusun Rawa Bebek, sedangkan Rusun Marunda ada delapan orang.

"Awalnya disini ada 13 orang, kemudian tersisa delapan orang. Kalau di Rusun Marunda delapan orang," kata dia.

Berikut Videonya:

Warga Khawatir Pemisahan Parkir di Depok Timbulkan Segregasi, Wali Kota Sebut Pengarusutamaan Gender

Kepala Dinsos Tangerang Selatan Jadi Korban Peretasan, Pelaku Minta Transfer Jutaan Rupiah

Batik Marunda menggunakan dua jenis kain yakni sutra dan katun sepanjang 2,5 meter x 1,15 meter.

Proses produksinya disebutkan Khodijah bisa berlangsung hingga dua minggu lamanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved