Pemkot Jaktim Buka Suara Soal Keluhan Panitia Festival Condet Tak Didukung Pemerintah
Kasudin Parbud Jaktim Iwan Henry Setiawan angkat bicara usai mendengar keluhan panitia Festival Condet yang mengaku tak didukung pemerintah.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Jakarta Timur Iwan Henry Setiawan angkat bicara usai mendengar keluhan panitia Festival Condet yang mengaku tak mendapat dukungan dari pemerintah.
Ia menyebut, selama ini pihak Pemkot Jakarta Timur telah membantu masyarakat Condet dalam menggelar sejumlah acara selama tahun 2019 ini.
"Kegiatan yang kami kerjakan di Condet kemarin itu ada Pagelaran Sendra Tari Pangeran Astanawa, kemudian ada juga Lebaran Condet," ucapnya, Sabtu (27/7/2019).
Setelah sukses menggelar dua pementasan kebudayaan itu, Iwan pun mengatakan, pihaknya ingin memberikan kesempatan kepada wilayah lain di Jakarta Timur yang ingin membuat kegiatan seni budaya.
"Enggak selamanya harus didukung pemerintah kan, kami kan sudah mengerjakan kemarin di Condet," ujarnya saat dihubungi TribunJakarta.com.
"Kalau terus-terusan di Condet kan kasihan wilayah lain di Jakarta Timur, saling bergantian lah," tambahnya.
Iwan menerangkan, pemberian bantuan itu sendiri sebenarnya merupakan kewenangan dari Wali Kota. Pihaknya di Sudin Parbud Jakarta Timur hanya meneruskan apa yang direkomendasikan oleh Wali Kota.
"Itu kewenangan dari Wali Kota, kami dari Sudin Parbud kalau ada permintaan kebutuhan dari masyarakat. Lalu, Wali Kota memberikan restu, baru kami respon," kata Iwan.
Meski demikian, ia mengaku sangat mengapresiasi panitia penyelenggara Festival Condet karena bisa menggelar acara tersebut secara mandiri.
"Sampai saat ini kelihatannya dari pihak panitia juga bagus, sudah setiap tahun bisa mengerjakan sendiri. Itu yang kami apresiasi malah," ucapnya.
Sebelumnya, Muhammad Hafidz Setiawan, ketua panita Festival Condet 2019 mengaku kecewa lantaran tidak mendapat dukungan dari pihak pemerintah untuk menggelar acara tersebut.
Bahkan, ia menyebut, Festival Condet sendiri nyaris batal digelar lantaran tak adanya dukungan dari pemerintah daerah.
"Sudah mau dibatalkan acara ini, enggak tahu kenapa? Lihat saja pangggung kita tahun ini kosong," ujarnya.
"Padahal tahun kemarin kami didukung dengan pengisi acara, gambang kromo, tari Betawi, dan lainnya," tambahnya.
• Senin Lusa, Jembatan Ambles Tegal Alur Diperbaiki, Berikut Rute Pengalihan Lalu Lintas
• Revitalisasi Trotoar Kemang Memasuki Tahap Pemasangan Marmer