Bahas Bus Transjakarta Mangkrak, Anies Baswedan Segera Temui BPK

Anies menjelaskan, pihaknya akan mengikuti arahan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam menyelesailan permasalahan ini.

Bahas Bus Transjakarta Mangkrak, Anies Baswedan Segera Temui BPK
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Belasan bus Transjakarta di pool PPD di Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (26/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, PULO GADUNG - Gubernur Anies Baswedan angkat bicara soal mangkraknya ratusan bus Transjakarta di Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, dan sebuah lahan kosong di Jalan Raya Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ia mengatakan, pihaknya bersama dengan Dinas Perhubungan dan Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta sedang melakukan kajian soal hal tersebut.

Gubernur Anies Baswedan saat ditemui di Velodrome, Pulo Gadung, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2019).
Gubernur Anies Baswedan saat ditemui di Velodrome, Pulo Gadung, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2019). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

"Tentang Transjakarta itu kalau datanya sudah lengkap baru saya sampaikan," ucapnya di Velodrome, Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (30/7/2019).

Anies menjelaskan, pihaknya akan mengikuti arahan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam menyelesailan permasalahan ini.

"Kami akan mengikuti semua yang diarahkan oleh BPK karena itu semua sudah ada laporan di BPK," ujarnya.

Bahkan, Anies pun menyebut, hari ini pihaknya akan bertemu dengan BPK untuk membahas permasalahan tersebut.

"Siang ini sata bertemu BPK juga," kata mantan rektor Universitas Paramadina itu.

Sebelumnya, ratusan bus tampak terparkir di Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, dan sebuah lahan kosong di Jalan Raya Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kedua lahan tersebut sekilas tampak seperti 'kuburan' bagi bus-bus transjakarta.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut, bus-bus transjakarta yang terparkir di Dramaga merupakan bagian dari pengadaan tahun 2013 yang bermasalahan.

"Untuk yang di Dramaga iya, itu semuanya bus pengadaan 2013," ujar Syafrin, Minggu (28/7/2019).

Berangkat Tren Warna Rambut Asia 2019, Maji Fashion Hadirkan Nuansa Warna-warni Ashy Hingga Pastel

Kualitas Udara di Jakarta Buruk, Wakil Wali Kota Tangsel Langsung Pantau Kualitas Udara di Tangel

Suami Keluar Mencari Kodok, Istrinya yang Sedang Menyusui Diperkosa Tetangga

Pengadaan bus transjakarta pada 2013 itu bermasalah. Kejaksaan Agung menemukan adanya korupsi dalam proyek pengadaan bus transjakarta tahun itu.

Ia pun menyebut, sebanyak 300 kendaraan yang terparkir di Dramaga merupakan tanggung jawab perusahaan penyedia bus.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta sendiri tidak memiliki kaitan apa pun dengan ratusan bus tersebut lantaran tidak pernah diserahterimakan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved