Idul Adha 2019

Cerita Yana Pengidap Skleroderma yang Punya Niat Kuat Berkurban Tahun Ini

Kondisi ini terjadi saat sistem imunitas tubuh menyerang jaringan ikat,sehingga kulit menjadi tebal atau keras.

Tayang:
Penulis: Afriyani Garnis | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/AFRIYANI GANIS
Yana (39) saat ditemui di kedimannya di Jalan Swasembada Barat 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (31/7/2019). 

Ia pun juga tengah menunggu pencarian uang jaminan kesehatan dari tempatnya bekerja sebelumnya.

Idul Adha  menjadi saat ditunggunya, meski tak ada penghasilan lagi, Yana tetap bertekad untuk berkurban.

Ia tak ingin kesempatan untuk berkurban saat ini hilang meski ia sedang sakit dan tidak bekerja.

"Jadi ketagihan, karena sudah dua kali kurban, mau bagaimana saya akan usahakan untuk kurban. Umur kan enggak ada yang tahu. Kalau tahun ini enggak kurban kan rasanya mengganjal aja. Mama saya juga tanya apakah ada uangnya, saya bilang doakan saja," kata Yana.

Yana bercerita, awal ia memutuskan membeli kambing adalah ketika ia sedang berkegiatan di dekat penjualan hewan kurban, Minggu (28/7/2019) lalu.

Tanpa fikir panjang Wanita 39 tahun itu pun menanyakan kambing yang dijual disana.

Rasa pesimis, itu yang dirasakan Yana, ia sempat mendengar harga kambing mencapai Rp 2,7 juta dari tetangganya. Sementara uang dimilikinya tak sampai Rp 2 juta.

"Saya sempat pesimis kayaknya engga ada kambing dibawah Rp 2 juta, soalnya saya dengar didekat sini Rp 2,7 juta. Paling enggak kalaupun turun jadi Rp 2,5 juta, bagaimana ya saya sempat berfikir seperti itu," ucap dia.

Beruntung Yana bertemu Juwono (26) penjual hewan kurban yang ditemuinya di Jalan Jati VI, Tanjung Priok.

Juwono menyambut baik niat Yana untuk berkurban, karena menurutnya niat untuk kurbam itu sangatlah baik. Sehingga ia tak ingin membebani Yana karena kekurangan uang untuk membeli kambing.

"Saya tanya-tanya ke penjualnya harganya berapa, ternyata diatas Rp 2 juta, saya bilang ada tidak yang dibawah Rp 2 juta, saya ingin sekali berkurban, saya juga enggak kerja lagi sekarang," kata Yana pada Juwono.

Akhirnya, setelah Juwono mendiskusikan perihal kambing yang hendak dibeli Yana pada pamannya, diputuskan kambing yang diincar Yana seharga Rp 1,9 juta.

"Saya pulang, kemudian dihubungi sama penjualnya, akhirnya saya bawa uang cash kesana saking senangnya, enggak apa-apa kambingnya kecil, yang penting saya bisa kurban," kata dia.

"Saya senang sekali ada penjual hewan kurban yang mau bantu saya, tahun depan semoga saya dapat rejeki lebih lagi supaya kurban lagi, saya pastikan saya akan kesana lagi," ungkap Yana haru.

Sementata itu, kambing Yana hingga saat ini masih dirawat Juwono karena belum diserahkan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved