Ibadah Haji 2019

Jemaah Haji Badal Tak Perlu Khawatir Ibadahnya Tak Sah, Petugasnya Ahli dan Merupakan Orang Terpilih

Karena berbagai halangan dan keadaan yang tak memungkinkan, beberapa jemaah haji terpaksa harus menggantikan beberapa proses ibadahnya ke petugas haji

Jemaah Haji Badal Tak Perlu Khawatir Ibadahnya Tak Sah, Petugasnya Ahli dan Merupakan Orang Terpilih
Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019
Masjidil Haram pada Selasa (16/7/2019) mulai dipadati jemaah haji dari berbagai negara. Pelaksanaan puncak haji 9 Dzulhijjah Wukuf di Arafah tahun ini jatuh pada 10 Agustus 2019. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Muhammad Husain Sanusi Dari Makkah

TRIBUNNEWS.COM, MAKKAH – Karena berbagai halangan dan keadaan yang tak memungkinkan, beberapa jemaah haji terpaksa harus menggantikan beberapa proses ibadahnya ke petugas haji atau disebut dengan istilah badal.

Dalam hal ini Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin meminta kepada jemaah haji tidak perlu khawatir ibadahnya tidak akan sah saat dibadalkan ke petugas haji.

Dia menjamin para petugas yang mendapatkan amanah khusus untuk membadalhajikan jamaah yang sakit atau berhalangan adalah orang-orang pilihan yang ahli dan profesional.

Pengalaman Ibadah Haji Kapolsek Cengkareng, Masuk Liang Lahat Adzankan Jamaah Wafat di Tanah Suci

Bisa Salat Magrib Bersama Menag di Masjidil Haram, Jemaah Haji Asal Kudus Ini Mengaku Tak Menyangka

“Mereka kita pilih dengan seleksi yang sangat ketat. Mereka adalah orang-orang yang sangat profesional orang-orang yang ahli yang lalu bisa menentukan apakah seorang jamaah dengan kondisi kesehatan tertentu dia bisa melaksanakan sendiri hajinya atau terpaksa harus dibadalkan,” kata Lukman

Ia mengatakan, ada ukuran standar yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah atau kesehatan secara medis terkait ketentuan jamaah perlu dibadalhajikan atau tidak.

Oleh karena itu, Lukman menegaskan, kalau ada jemaah haji yang dibadalkan karena alasan kesehatan ia meminta jemaah untuk yakin bahwa yang membadalkan itu adalah orang yang terpilih.

“Karena ada syarat-syarat tertentu misalnya dia harus sudah pernah berhaji, dia juga harus punya kemampuan untuk mengendalikan diri karena berhaji itu adalah sesuatu ibadah yang memerlukan persyaratan tersendiri,” katanya.

Simak Tips Memilih Hewan Kurban, Pastikan Cukup Umur dan Tidak Cacat

Doa Menyembelih Hewan Kurban Idul Adha 2019, Lengkap dengan Urutan dan Terjemahannya

Dalam waktu terakhir banyak jemaah dan keluarganya yang belum percaya sepenuhnya terhadap pembadal haji.

Menag menekankan pentingnya jemaah untuk percaya kepada pembadal haji yang merupakan para petugas haji pilihan.

“Poinnya adalah percayakan sepenuhnya kepada tim kesehatan dan kepada petugas-petugas kita yang akan membadalkan haji ketika ada jamaah haji yang kesehatannya terganggu,” katanya.

Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved