Marak Pencurian Kendaraan Bermotor dan Begal, Warga Utan Kayu Selatan Resah

Dia memesan gembok karena tak ingin sepeda motor yang baru satu kali dicicil raib seperti yang terjadi di Masjid Al-Ikhwan

Marak Pencurian Kendaraan Bermotor dan Begal, Warga Utan Kayu Selatan Resah
TribunJakarta/Bima Putra
Lokasi tempat Alif dan Sahal dibegal, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (1/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Warga Kelurahan Utan Kayu Selatan dibuat resah dengan aksi pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan begal yang terjadi di pekan ini.

Alberto Nicholas (33), warga RT 03/RW 14 yang sepeda motor Honda Beat warna silver berpelat B 5645 TCE dicuri pada Kamis (1/8/2019) mengatakan warga dekat rumahnya kini resah.

"Sebelum kejadian saya ada dua motor yang hilang, masih di wilayah Utan Kayu Selatan juga. Makannya kemarin saya pesan gembok untuk ngamanin motor," kata Alberto di Matraman, Jakarta Timur, Jumat (2/8/2019).

Dia memesan gembok karena tak ingin sepeda motor yang baru satu kali dicicil raib seperti yang terjadi di Masjid Al-Ikhwan dan SDN Utan Kayu 16 Pagi.

Nahas sebelum gembok yang dipesan Alberto dari satu online store baru tiba setelah motornya digondol maling sekira pukul 04.30 WIB.

"Gembok yang saya pesan bawa datang siang harinya, ya mau bagaimana lagi. Memang sekarang ini rawan, padahal sudah lama enggak dengar kasus Curanmor," ujarnya.

Merujuk perbincangan dengan penyidik Unit Reskrim Polsek Matraman, Alberto menyebut motor jenis Honda Beat memang jadi incaran pelaku Curanmor.

Saat melakukan olah TKP kemarin, menurutnya penyidik Unit Reskrim Polsek Matraman heran dengan kemampuan pelaku yang menggondol motornya.

"Polisi yang olah TKP juga heran karena motor saya dicuri di gang sempit seperti ini. Kalau kata mereka kemungkinan pelaku orang dekat sini," tuturnya.

Mani (49), asisten rumah tangga warga di RT 02/RW 14 khawatir karena di Jalan Kemuning tempatnya bekerja tercatat dua kasus begal dalam beberapa waktu terakhir.

Yakni kasus begal yang menimpa dua kakak beradik Alif (12) dan Sahal (9) pada Senin (29/8/2019) dan seorang pedagang kopi keliling.

"Ya khawatir juga, karena ada kasus begal sama dengar pencurian sepeda motor juga. Yang kakak adik dibegal itu anak tempat saya kerja, kalau yang pedagang kopi saya enggak kenal nama. Cuman tahu orang doang," kata Mani. 

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved