Mati Lampu

Pemadaman Listik, Penjual Genset di Bekasi Mulai Kehabisan Stok Tapi Omzet Meningkat Ratusan Juta

"Waiting list paling kalau mau, kami kasih tahu mau pesen merk apa daya yang berapa nanti kita pesan ke supplier," ujarnya.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Sejumlah warga saat ramai mendatangi toko genset di Pasar Proyek Bekasi, Jalan Agus Salim Bekasi Timur, Senin (5/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pemadaman listrik yang terjadi sejak kemarin hingga hari ini membuat sejumlah warga memburu genset untuk kebutuhan rumah tangga atau aktivitas usaha.

Di Pasar Proyek Bekasi Timur misalnya, sejumlah toko mulai kehabisan stok lantaran tingginya permintaan pembeli.

Toko elektronik penyedia genset sejak kemarin mulai kebanjiran pembeli, puluhan genset telah laku terjual hingga membuat stok barang habis dan langka.

"Kemarin Miinggu (4/8) kejual 30 lebih, makanya sekarang udah kosong, hari ini yang beli masih banyak ada 10, stok kosong. Disana (suppliar) juga lagi pada kosong itu," kata Abun saat dijumpai, Senin (5/8/2019).

Hal yang sama diutarakan Ajun, pemilik toko Prima Teknik mengatakan, stok genset di tokonya hingga kini telah habis.

Namun pembeli sampai hari ini tetap bangak berdatangan.

Sejumlah warga saat ramai mendatangi toko genset di Pasar Proyek Bekasi, Jalan Agus Salim Bekasi Timur, Senin (5/8/2019).
Sejumlah warga saat ramai mendatangi toko genset di Pasar Proyek Bekasi, Jalan Agus Salim Bekasi Timur, Senin (5/8/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"Waiting list paling kalau mau, kami kasih tahu mau pesen merk apa daya yang berapa nanti kami pesan ke supplier," ujarnya.

Adapun barang genset di tokonya didatangkan dari Surabaya dan Cengkareng, dia ketika ditanya belum dapat memastikan kapan barang akan tiba karena di lokasi dia mengambil barang stok juga menipis.

"Saya udah minta kirimin barang 30 unit, katanya sore mau datang tapi belum tahu juga karena disana (suppliar) juga banyak perminataan," imbuhnya.

Ajun mengungkapkan, untuk penjualan genset biasanya cukup jarang ketika tidak terjadi pemadaman serentak seperti saat ini, alat pembangkit listrik tenaga solar itu rata-rata hanya laku terjual sekitar 2 sampai 3 unit saja.

"Kalau omzet emang lumayan udah ada seratusan juta, soalnya udah laku banyak," ungkap dia.

Adapun harga genset yang dijual bervariasi, di toko miliknya, Ajun menyediakan berbagai jenis genset mulai dari kapasitas daya dari 2000 watt sampai 7000 watt. Kebanyakan pembeli mencari genset untuk kebutuhan usaha maupun rumah tangga.

"Kebanyakan untuk kebutuhan rumah tangga yang 2000 watt, kalau yang 7000 watt buat usaha tapi jarang," ujarnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved