Kebijakan Ganjil Genap

Belum Ada Sosialisasi di Jalan Fatmawati Hingga Patung Pemuda Soal Perluasan Ganjil Genap

Belum ada sosialisasi terkait langkah penekanan pencemaran udara Ibu Kota itu hingga hari ini, Selasa (6/8/2019)

Editor: Wahyu Aji
Warta Kota/Dwi Rizki  
Uji coba perluasan sistem rekayasa lalu lintas berupa ganjil-genap di wilayah Jakarta Selatan, belum ada sosialisasi terkait langkah penekanan pencemaran udara Ibu Kota itu hingga hari ini, Selasa (6/8/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Uji coba perluasan sistem rekayasa lalu lintas berupa ganjil-genap di wilayah Jakarta Selatan, tepatnya mulai dari Jalan Fatmawati, Jalan Panglima Polim hingga Jalan Sisingamangaraja belum terlihat.

Belum ada sosialisasi terkait langkah penekanan pencemaran udara Ibu Kota itu hingga hari ini, Selasa (6/8/2019)

Kondisi tersebut seperti yang terlihat di sepanjang Jalan Fatmawati Raya hingga kawasan Blok M, Jalan Sisingamangaraja pada jam padat berangkat kerja sekira pukul 07.30 WIB.

Tidak terlihat adanya spanduk terkait uji coba perluasan sistem ganjil genap ataupun penghalauan petugas terhadap seluruh kendaraan bernomor polisi ganjil.

Padahal, sesuai dengan edaran yang disebarluaskan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, perluasan sistem ganjil genap rencana akan diujicobakan selama hampir sebulan, terhitung sejak tanggal 5 sampai 30 Agustus 2019.

Kondisi ruas jalan yang bersinggungan dengan jalur MRT Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) itu masih padat kendaraan.

Macet parah bahkan terjadi di setiap persimpangan hingga kawasan pertokoan di sepanjang Jalan Fatmawati Raya hingga Jalan Panglima Polim.

Sedangkan, Jalan Sisingamangaraja dari arah selatan menuju utara hingga Patung Pemuda terlihat padat lantaran tingginya volume kendaraan.

Selain itu, tidak mulusnya permukaan jalan imbas pembangunan jalur MRT menyebabkan kendaraan melambatkan laju kendaraannya.

Dishub DKI Jakarta Belum Putuskan Kebijakan Ganjil Genap untuk Sepeda Motor

Belum adanya sosialisasi tersebut dibenarkan oleh Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Christianto.

Dirinya mengaku belum mendapatkan informasi terkait uji coba dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta hingga hari ini, Selasa (6/8/2019).

Oleh karena itu, dirinya hanya menerjunkan petugas di sejumlah titik persimpangan yang rawan kemacetan hanya untuk pengaturan jalan rutin.

Keputusan tersebut katanya hingga perluasan sistem ganjil genap yang kini masih dibahas di Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah ditetapkan.

"Sampai sekarang belum ada perintah dari pimpinan untuk sosiaiisasi. (Perluasan sistem ganjil genap) masih dibahas, timeline-nya (perkembangan) masih Dinas (Perhubungan DKI Jakarta) yang tahu soalnya," ujar Christianto dihubungi pada Selasa (6/8/2019).

Walau begitu, dirinya mengaku siap apabila pihaknya diperintahkan untuk menggelar sosialisasi ataupun berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dalam pengaturan lalu lintas.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved