Mantan Pemimpin Upacara Bendera di Istana Ini, Beri Motivasi Kepada Calon Paskibraka

Jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 2006 itu memberikan pesan untuk memotivasi para pelajar yang saat ini menjadi calon Paskibraka (Capaska).

Mantan Pemimpin Upacara Bendera di Istana Ini, Beri Motivasi Kepada Calon Paskibraka
Istimewa/Dokumentasi AKP Lalu Hedwin Hanggara
AKP Lalu Hedwin Hanggara saat terpilih menjadi Pemimpin Upacara Pengibaran Bendera, 17 Agustus 2016. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Ajun Komisaris Polisi (AKP) Lalu Hedwin Hanggara boleh berbangga karena sudah menorehkan sejarah saat terpilih menjalankan tugas sebagai Komandan upacara bendera di Istana Negara pada tahun 2016 silam.

Pria yang saat ini menjabat Kasat Lantas Polres Tangsel, mengatakan bahwa pengalaman itu tak akan pernah dilupakannya.

Lalu menyebut pengalaman itu yang membentuk sikapnya menjadi lebih disiplin selama bertugas sebagai polisi.

"Kebanggan ini bisa mungkin menjadi modal kami untuk bisa menjaga sikap, menjaga kedislipinan dalam bertugas," ujar Lalu kepada TribunJakarta.com, di Serpong, Tangsel, Rabu (7/8/2019).

Lalu sadar, menjadi seorang Paskibraka bukanlah perkara mudah. Pelatihan fisik dan mental yang dijalani sebelumnya, cukup berat.

Seperti diketahui, pelatihan Paskibraka dijalani juga oleh para pelajar untuk tingkat kota, provinsi hingga nasional.

Jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 2006 itu memberikan pesan untuk memotivasi para pelajar yang saat ini menjadi calon Paskibraka (Capaska).

Perluasan Ganjil Genap di Jakarta Ditetapkan, Berlaku 9 September 2019, Ini Daftar Ruas Jalannya

Tawuran Pelajar di Depok Menewaskan Satu Orang, Korban Tewas Akibat Sabetan Celurit di Punggung

Ia berpesan agar para juniornya tetap semangat dan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.

"Untuk adik-adik calon Paskibra, dan mungkin kepada seluruh petugas yang saat ini sedang berlatih untuk persiapan pada upacara kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019, tetap semangat dan manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Perkara waktu berlatih dan istirahat benar-benar menjadi penekanannya.

"Pelaksanaan pada tanggal 17 ini merupakan puncak nanti penampilan dari adik-adik dan rekan-rekan sekalian."

"Dan ini tidak bisa diulang, oleh karena itu manfaatkan waktu latihan ini dengan baik dan dengan semangat," tutupnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved