Reaksi Camat Matraman Setelah Diperiksa BKD DKI Jakarta Soal Dugaan Minta Hewan Kurban

Camat Matraman Bambang Eko pasrah atas keputusan yang akan diterima usai diperiksa oleh BKD Provinsi DKI Jakarta.

Reaksi Camat Matraman Setelah Diperiksa BKD DKI Jakarta Soal Dugaan Minta Hewan Kurban
DEAN PAHREVI/KOMPAS.com
Seorang Penjual Hewan Qurban bernama Adin Mengaku diminta Berikan 1 Ekor Sapi oleh Oknum Kecamatan Agar Bisa Berjualan di sebuah lahan di Jalan Ahmad Yani, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (1/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Camat Matraman Bambang Eko pasrah atas keputusan yang akan diterima usai diperiksa oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta.

Bambang diduga melanggar PP No 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan UU No 5 tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah mengeluarkan imbauan untuk pedagang hewan kurban.

Pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dilakukan oleh BKD Provinsi DKI Jakarta disebutkan Bambang mengakui bahwa ia meminta sapi kurban.

"Saya sudah klarifikasi ke BKD saat pemeriksaan dan InsyaAllah saya siap dengan keputusan pimpinan," ujarnya saat dihubungi, Rabu (7/8/2019).

Atas kesalahan tersebut, BKD Provinsi DKI Jakarta menilai Bambang lalai dan merekomendasikan agar jabatnya dicopot.

"Saya sedang menunggu keputusan saja. Kun fayakun. Saya juga mengucapkan terimakasih pada sebagian teman media yang sebagian mungkin bersimpatik," lanjutnya.

Untuk diketahui, pada Senin (5/8/2019) Walikota Jakarta Timur M Anwar sudah menerima surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta untuk mengevaluasi kinerja Camat Matraman Bambang Eko.

Kemudian, Anwar membentuk tim investigasi untuk mengevaluasi jabatan Camat Matraman yang diketuai oleh Sekertaris Kota Jakarta Timur Usmayadi.

Terancam Dicopot hingga Wali Kota Jaktim Bentuk Tim Investigasi Dugaan Pungli Camat Matraman

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved