Ganjil Genap, Kadishub Pemprov DKI Jakarta: Warga DKI Cenderung Setuju

"Dari hasil monitoring kami di media sosial Dishub, memang ada pro dan kontra. Tapi masyarakat cenderung menerima penerapan ganjil-genap,"

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo di Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (9/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kadishub Pemprov DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyebut warga DKI Jakarta cenderung setuju terkait penerapan sistem ganjil genap kendaraan.

Kesimpulan itu dia dapatkan dari komentar warganet melalui media sosial Dinas Perhubungan (Dishub).

"Dari hasil monitoring kami di media sosial Dishub, memang ada pro dan kontra. Tapi masyarakat cenderung menerima penerapan ganjil-genap," kata Syafrin, di gedung Balai Kota Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Syafrin melanjutkan, sistem penerapan ganjil-genap kendaraan ini memiliki dua sasaran.

Pertama, lanjutnya, agar dapat menciptakan kinerja arus lalu lintas dengan baik.

"Kedua, bagaimana kami bisa menciptakan kualitas lingkungan Jakarta yang lebih baik dalam rangka perbaikan kualitas udara," tuturnya.

Jelang Persija Vs Bhayangkara FC, Macan Kemayoran Diterpa Isu Konflik Bruno Matos dan Julio Banuelos

Anies Baswedan Harap dengan Terbitnya Perpres KBL dapat Menekan Harga Mobil Listrik

Sementara, penerapan sistem ganjil-genap ini tak berlaku terhadap kendaraan bermotor.

Sebab, kata Syafrin, kendaraan bermotor tidak terlalu berpengaruh pada arus lalu lintas dan lingkungan.

"Jadi hanya untuk mobil. Karena dari hasil analisis kami, untuk saat ini, sepeda motor tidak berpengaruh signifikan dari dua aspek, yaitu traffic dan lingkungan," tutup Syafrin. 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved