Jadi Otak Pembunuhan Suaminya yang Berprofesi Penjual Es Campur, Jamaliah Divonis 20 Tahun

Jamaliah adalah otak di balik pembunuhan pada Jazuli bin Ismail, penjual es campur yang juga suaminya

Jadi Otak Pembunuhan Suaminya yang Berprofesi Penjual Es Campur, Jamaliah Divonis 20 Tahun
Istimewa
Jazuli, penjual es campur yang ditemukan tewas digorok di kasurnya, Sabtu (15/9/2018) 

TRIBUNJAKARTA.COM- Jamaliah hanya bisa menangis ketika Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon memvonis hukuman penjara 20 tahun.

Jamaliah adalah otak di balik pembunuhan pada Jazuli bin Ismail, penjual es campur yang juga suaminya.

Jazuli ditemukan tewas dengan luka menganga di leher, September tahun 2018 silam.

Belakangan terungkap, pembunuhan itu dilakukan Musliadi yang tak lain selingkuhan Jamaliah.

Musliadi sendiri dihukum penjara seumur hidup, lebih ringan dari tuntutan jaksa yang hukuman mati.

Pembunuhan itu terbongkar atas kerja keras polisi.

Sandiwara Jamaliah memang tak rapi sehingga polisi bisa mengendus acting perempuan 30 tahun itu.

Pembunuhan pada Jazuli itu memang sudah direncanakan selama seminggu sebelumnya.

Bahkan, dalam melakukan aksinya, Jamaliah sampai meminta aktor pembunuh yakni Musliadi untuk memukulinya agar terkesan rumah mereka dirampok, termasuk menyerahkan emas.

Sandiwara Sang Istri

Halaman
1234
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved