Breaking News:

Jadi Otak Pembunuhan Suaminya yang Berprofesi Penjual Es Campur, Jamaliah Divonis 20 Tahun

Jamaliah adalah otak di balik pembunuhan pada Jazuli bin Ismail, penjual es campur yang juga suaminya

Istimewa
Jazuli, penjual es campur yang ditemukan tewas digorok di kasurnya, Sabtu (15/9/2018) 

Jazuli Bin Ismail (34), penjual es campur asal Desa Ujong Kulam, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara pada Sabtu (15/9) sekira pukul 02.30 WIB, ditemukan tewas mengenaskan di tempat tidur dalam kamar oleh istrinya, Jamaliah (30).

Jamaliah tersentak histeris ketika melihat suaminya bersimbah darah dengan leher tergorok.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin, melalui Kasat Reskrim Iptu Refki Kholiddiansyah kepada Serambi, kemarin, menjelaskan, pada Jumat (14/9) sekira pukul 22.00 WIB, Jamaliah tidur di kamar anaknya untuk menidurkan dua orang anak dia. Saat itu, korban meminta izin kepada istrinya hendak tidur di kamar utama atau kamar depan.

“Tanpa terasa, istri korban tertidur di kamar anaknya. Lalu, sekira pukul 02.30 WIB, Jamaliah mendengar suara motor jatuh yang berada di samping kamar. Kemudian, ia bangun dari tempat tidur dan melihat dua orang laki-laki yang diduga pelaku lari keluar melalui jendela samping rumah,” ujar Kasat Reskrim.

Merasa tak enak hati, ulas Iptu Refki, Jamaliah kemudian masuk ke dalam kamar utama, tempat suaminya tidur. Jamaliah tersentak dan langsung histeris ketika menemukan suaminya bersimbah darah dengan leher tergorok.

Kemudian, isteri korban langsung keluar rumah berteriak minta tolong kepada tetangganya.

“Korban mengalami luka gorok di bagian leher kanan dan kiri sebanyak tiga kali yang mengakibatkan meninggal,” ucapnya.

Disebutkan dia, tak lama setelah mendapat informasi pembunuhan itu, Tim Reskrim bersama Inafis turun ke lapangan untuk proses penyelidikan dan mengumpulkan keterangan, serta barang bukti di lokasi kejadian.

Jasad korban selanjutnya dibawa ke RSUD Cut Meutia Aceh Utara untuk divisum. Baru setelah itu dibawa pulang kembali ke rumah untuk dikebumikan.

“Saat ini, polisi masih menyelidiki kasus ini, sehingga belum diketahui motif dari kejadian tersebut. Polisi juga sedang mengumpulkan keterangan dan barang bukti untuk mengungkap kasus tersebut,” tukas Kasat Reskrim.

Halaman
1234
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved