Alat Canggih Peroboh Sapi Kurban di Masjid Raya Al-Azhom Tangerang

Kota Tangerang melalui DKM Masjid Raya Al-Azhom mempunyai terobosan untuk proses pemotongan hewan saat Hari Raya Idul Adha 1440 H.

Alat Canggih Peroboh Sapi Kurban di Masjid Raya Al-Azhom Tangerang
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Alat peroboh sapi kurban di Masjid Raya Al-Azhom Tangerang, Minggu (11/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kota Tangerang melalui Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al-Azhom mempunyai terobosan untuk proses pemotongan hewan saat Hari Raya Idul Adha 1440 H.

Terobosan dan pertama kali ada di Kota Tangerang adalah alat pengangkut sapi yang akan dipotong di Masjid Raya Al-Azhom.

Alat peroboh sapi kurban di Masjid Raya Al-Azhom Tangerang, Minggu (11/8/2019).
Alat peroboh sapi kurban di Masjid Raya Al-Azhom Tangerang, Minggu (11/8/2019). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Sekretaris Panitia Hewan Kurban DKM Masjid Raya Al-Azhom, Felix Mulyawan mengatakan, diciptakannya alat itu untuk mengurangi siksaan sapi kurban sebelum dipotong.

Sebab, sebelum adanya alat itu, panitia masih menggunakan cara lama yaitu menjatuhkan sapi dengan diikat kedua kakinya.

"Alasannya sebenarnya cuma satu itu saja untuk mengurangi rasa sakit dan siksaan kepada hewan kurban. Ini juga hasil kreatif dari teman-teman DKM Al-Azhom," ujar Felx di Masjid Raya Al-Azhom, Minggu (11/8/2019).

Walau pun menggunakan alat canggih itu, lanjut Felix, pemotongan hewan kurban harus tetap menghadap ke arah Kiblat.

Sesuai dengan ketentuan dan syariat ajaran agama Islam.

Alat peroboh sapi kurban di Masjid Raya Al-Azhom Tangerang, Minggu (11/8/2019).
Alat peroboh sapi kurban di Masjid Raya Al-Azhom Tangerang, Minggu (11/8/2019). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Dari pantauan cara penggunaannya, sapi dimasukan ke dalam alat itu yang jadi menyerupai sebuah kandang.

Natinya bada sapi diikat kencang menempel di papan besi di sebelah kirinya yang nantinya papan tersebut bisa diturunkan secara horizontal dan dapi bisa dalam posisi tertidur tanpa kekerasan.

Halaman
123
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved