Perjuangan Anak Sopir Truk Jadi Anggota Paskibraka di Istana Negara: Tinggal di Rumah 4x6 meter

Kisah Wisko mengundang perhatian sejumlah kalangan. Tak ada yang menyangka anak sopir truk ini terpilih mewakili Sulawesi Barat ke nasional.

Perjuangan Anak Sopir Truk Jadi Anggota Paskibraka di Istana Negara: Tinggal di Rumah 4x6 meter
Kolase KOMPAS/ JUNAEDI dan IST Tribunnews
Kisah Haru Perjuangan Anak Sopir Truk Jadi Anggota Paskibraka di Istana Negara 

Wisko merasa bangga menjadi salah satu anak Mamasa yang lolos menjadi anggota Paskibraka nasional.

“Senang dan bangga. Setelah latihan keras selama lebih dari satu bulan, saya akhirnya terpilih mewakili Sulawesi Barat,” kata Wisko.

Kisah Wisko mengundang perhatian sejumlah kalangan.

Tak ada yang menyangka anak sopir truk ini terpilih di antara ratusan siswa lain di wilayah tempat tinggalnya.

Rasa haru dan bangga terpancar di raut wajah Widyawati.

Saat ditemui di kediamanya, Widyawati menyatakan tidak menyangka, anaknya mendapat kepercayaan dan tanggung jawab besar.

Widyawati mengatakan, anaknya tak cuma membawa nama keluarga, namun juga membawa nama daerahnya dengan menjadi salah satu pengibar bendera di Istana Negara.

“Saya tak pernah menyangka Wisko bisa terpilih mewakili Sulawesi Barat ke Jakarta.

Ini jelas kami bangga dan senang, karena dia mendapat kesempatan mengibarkan Sang Saka Merah Putih di istana,” kata Widyawati.

Hidup sangat sederhana

Halaman
1234
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved