5 Hal yang Harus Dihindari Saat Hari Pertama Masuk Kerja, Salah Satunya Tak Bertanya!
Hal di bawah ini tak boleh dilakukan saat hari pertama masuk kerja, simak!
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Bekerja adalah suatu kegiatan yang dilakukan salah satunya untuk mencari uang.
Biasanya, orang yang telah lulus kuliah atau sekolah akan langsung mencari kerja.
Tentunya, banyak hal yang dilewati sampai akhirnya orang tersebut lulus saat tes disuatu perusahaan.
Saat menghadapi hari pertama bekerja, tentunya kita membutuhkan serangkaian persiapan.
Seperti pakaian yang sesuai, perilaku dan lain-lain.
Nah, para ahli menyatakan, satu hal penting yang tak boleh dilupakan karyawan baru pada hari-hari pertama bekerja adalah menciptakan kesan pertama yang baik.
Artinya, jangan melakukan kesalahan-kesalahan yang bisa merusak kesan pertama Anda.
Dikutip dari Marie Claire UK, Jumat (23/8/2019), berikut adalah 5 kesalahan yang kerap dilakukan karyawan baru di hari-hari pertama bekerja:
1. Tidak bertanya
Soal kesalahan di hari pertama bekerja, satu hal yang harus selalu Anda hindari adalah tidak mengajukan pertanyakan.
Pakar kepemimpinan dan praktisi neuroscience Dominique Stillman menyarankan para karyawan baru tidak hanya mengangguk-angguk jika tidak paham apa yang dikatakan oleh atasan.
"Kesalahan umum adalah kurangnya kepercayaan diri untuk mengajukan pertanyaan, mengangguk atau menyatakan paham tapi faktanya tidak," sebut Stillman.
Ia mengungkapkan, mengajukan pertanyaan di hari-hari pertama bekerja adalah sebuah ekspektasi dan membangun kepercayaan. Justru aneh jika karyawan baru tak memiliki pertanyaan untuk diajukan.
• HUT ke-74 RI, Cucu Bung Hatta Gustika Jusuf Bicara Soal Hak Buruh dan Polusi Udara
• Hindari Parkir Sembarangan, Petugas Tertibkan PKL di Kawasan Jalan Karet Tengsin Jakarta Pusat
Sementara itu, Direktur Smart Coaching & Training Isla Baliszewska menytaakan, mengajukan pertanyaan adalah cara yang bagus untuk menunjukkan minat, keinginan untuk belajar, dan keterlibatan.
"Namun demikian, pilihlah pertanyaan yang tepat untuk diajukan, pada saat yang tepat, kepada orang yang tepat, untuk alasan yang tepat, dan jangan berlebihan," ungkap Baliszewska.
2. Tidak punya 'brand' sendiri