Lebih Bagus Gabion Atau Getih Getah? Simak Serba-serbinya Berikut Dana dan Tanggapan Anies
Berbeda dengan getih getah yang dibuat dari bambu, gabion kini dibuat dengan berbahan batu. Gabion sendiri merupakan batu bronjong yang disusun
Penulis: Erik Sinaga 2 | Editor: Erik Sinaga
"Enggak apa-apa kalau sering, apalagi hanya di tengah kota gini kan," tutur karyawan swasta ini.
Berbeda dengan Nirwan, Zahri Adrian (28) justru menilai anggaran yang digunakan untuk instalasi batu terlalu besar, padahal anggaran itu bisa digunakan untuk kepentingan lain.
"Saya pikir apa pemerintah kebanyakkan duit ya? Sampai bentukan batu begini saja Rp 150 juta. Mungkin bisa difokusin buat pengendalian polusi yang lain aja sih," kata dia.
Tanggapan Anies
Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut pemasangan instalasi gabion (batu bronjong) di Bundaran HI hanyalah bagian dari penataan kota.
Namun yang membuat instalasi tersebut jadi bahan perbincangan karena posisinya berada di Jakarta Pusat.
"Sudah lama, sudah berapa hari (pemasangannya). Biasa saja, itu bagian dari tata taman kota, seperti juga penataan taman-taman yang lain. Normal-normal saja, cuma karena tempatnya di bundaran HI, ramai pula. Ini Jakarta, pusat pula," ucap Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).
Anies menyebut rancangan tersebut langsung dari Dinas Pertamanan (Dinas Kehutanan) DKI Jakarta.
Tujuannya hanyalah untuk mempercantik kota layaknya taman-taman lainnya di DKI Jakarta.
"Taman biasa. Itu rancangannya dari dinas pertamanan. Namanya kan nanti dinas pertamanan dan hutan kota. Jadi rancangan begitu sama seperti taman-taman yang lain. Tentu lah, memang untuk apalagi kalau bukan mempercantik," kata dia.
Getah getih hanya 11 bulan

Bekas lokasi pemasangan instalasi bambu Getih Getah di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, kini menyisakan rangkaian tanaman.
Instalasi tersebut dibongkar pada Rabu (17/7/2019) malam setelah bertahan selama 11 bulan.
Saat itu Getih Getah dibuat oleh seorang seniman bernama Joko Avianto atas permintaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Anies menyampaikan keinginannya untuk membuat sebuah karya seni dari material khas Indonesia dalam rangka menyambut perhelatan Asian Games 2018.