Sambut Positif Pemindahan Ibu Kota, Pelaku Usaha Yakin Dorong Perkembangan Industri

“Ini adalah harapan baru, apalagi bagi para pelaku industri perminyakan di Tuban," kata Adi Wibowo.

Sambut Positif Pemindahan Ibu Kota, Pelaku Usaha Yakin Dorong Perkembangan Industri
Kolase Tribunkaltim.co
Maket salah satu desain Ibu Kota Baru RI versi Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia yang akan diterapkan di Pulau Kalimantan nanti. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pernyataan Provinsi Kalimantan Timur sebagai ibu kota baru seperti disebut Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional  (ATR/BPN) Sofyan Djalil, menuai reaksi positif. 

Keputusan ini dinilai sebagai sebuah harapan baru, terkait dengan persebaran zona-zona vital, khususnya bagi pemerataan dan perluasan potensi ekonomi.  

Pelaku industri perminyakan nasional, Adi Widodo, menilai keputusan ini akan merangsang para pelaku-pelaku industri perminyakan, begitu juga dari segala sektor industri. 

Adi Widodo mencontohkan, jika ditelisik dari perspektif teritorial, pemindahan Ibu Kota ini bisa mempengaruhi perkembangan industri perminyakan di Tuban. 

Rektor UI Usulkan Pembangunan Kampus Universitas Indonesia di Ibu Kota yang Baru

“Ini adalah harapan baru, apalagi bagi para pelaku industri perminyakan di Tuban, dan tidak hanya itu, peluang Tuban untuk bisa mengoptimalkan posisi wilayahnya sebagai posisi penyangga dari Jawa ke Ibu Kota baru,” ujarnya, Kamis (22/8/2019).

Tuban merupakan salah satu wilayah yang menjadi tujuan proyek strategis nasional NGRR Tuban (New Grass Root Refinery Tuban) Pertamina – Rosneft. 

Wilayah Tuban sangat berpotensi menjadi kawasan perluasan industri termasuk shorebase yang terintegrasi, mengingat kepadatan industri di wilayah tetangga Tuban seperti Surabaya dan Gresik.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved