Gelar Pameran Arsip Nusantara, ANRI Targetkan 800 Orang Datang Melihat

Kepala Sub Direktorat Pemanfaatan ANRI Eli Ruliawati mengatakan hingga tiga hari berselang sudah lebih dari 300 orang yang melihat pameran tersebut.

Gelar Pameran Arsip Nusantara, ANRI Targetkan 800 Orang Datang Melihat
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Kepala Sub Direktorat Pemanfaatan ANRI Eli Ruliawati, Senin (26/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMAN MINI - Pihak Arsip Nasional Indonesia (ANRI) targetkan jumlah pengunjung pameran Arsip Nusantara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) capai 800 orang.

Sejak Sabtu (24/8/2019) sampai Sabtu (31/8/2019) di Balai Panjang, Museum Indonesia, TMII digelas pameran Arsip Nusantara yang bertemakan Merajut Keberagaman Menuju Indonesia Maju.

Dalam pameran tersebut ANRI bekerjasama dengan Kementerian Sekertariat Negara Republik Indonesia dan menampilkan tujuh kebudayaan universal, yakni bahasa, sistem pengetahuan, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian hidup, kesenian, sistem religi dan sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial.

Kepala Sub Direktorat Pemanfaatan ANRI Eli Ruliawati mengatakan hingga tiga hari berselang sudah lebih dari 300 orang yang melihat pameran tersebut.

"Pas pembukaan sudah 200 orang yang datang. Karena ini salah satu destinasi wisata jadi Sabtu-Minggu pasti ramai. Alhamdulillah sampai hari ini sudah lebih dari 300 orang yang datang, baik turis Mancanegara maupun warga lokal," ucapnya pada TribunJakarta.com, Senin (26/8/2019).

Sosialisasi terkait pameran sudah dilakukan pihaknya melalui media massa. TMII juga sudab turut membantu dengan mempublis melalui postingan instagram @ilovetamanmini.

Untuk itu, Eli menargetkan acara yang berlangsung selama 8 hari ini dapat dikunjungi hingga 800 orang.

"Di sini mereka mengetahui sejarah dari tempo dulu hingga sekarang. Bahakan tulisan Bung Karno tentang proklamasi juga ada di sini dalam bentuk soft copynya. Banyak hal yang bisa dipelajari di sini. Sehingga saya menargetkan selama pameran bisa mencapai 800 orang," sambungnya.

Sebagai Arsitek, Ridwan Kamil Menilai Luas Ibukota Baru 200 Ribu Hektare Adalah Pemborosan

Pekan Ini, Polrestro Jakarta Selatan akan Gelar Kegiatan Bersama Warga Papua

Pengedar Narkoba ke Pelajar Sembunyikan Ganja di Rumah Kosong Kebagusan

Untuk diketahui, pameran yang dibuka mulai pukul 09.00-15.30 WIB ini juga menampilkan pencapaian puncak kebudayaan sebagai warisan budaya tak benda dan pengakuan dunia atau UNESCO.

Mulai dari keris, tari saman, tari kecak hingga Noken atau tas jinjing/anyaman tangan dari serat kayu/daun khas Papua yang dipakai untuk perayaan tradisional dan persembahan perdamaian juga ditampilkan.

Pengunjung juga bisa belajar membatik secara langsung, melakukan layanan perbaikan arsip keluarga atau Laraska secara gratis, jamasan pusaka dan menonton pemutaran dokumenter.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved