Tolak Pin Emas, Sekwan Konfirmasi Anggota DPRD DKI dari PSI Akan Dapat Pin Kuningan

"Mereka tidak kami kasih pin emas karena berdasarkan surat pernyataan yang mereka buat kepada kami," ucapnya, Senin (26/8/2019).

Tolak Pin Emas, Sekwan Konfirmasi Anggota DPRD DKI dari PSI Akan Dapat Pin Kuningan
Istimewa/Dok Taufiqqurahman
Penampakan pin emas anggota DPRD DKI Jakarta, Selasa (20/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sekretaris Dewan (Sekwan) M Yuliadi mengatakan, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak akan menerima pin emas DPRD DKI Jakarta.

Pasalnya, para anggota dewan dari PSI telah menyerahkan surat pernyataan menolak pin emas tersebut pada Kamis (22/8/2019) lalu.

Anggota DPRD terpilih Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Idris Ahmad, menyebut delapan anggota DPRD terpilih PSI bakal membuat pin emas sendiri, saat setelah pelantikan jabatan anggota DPRD DKI Jakarta, di kantor DPRD DKI Jakarta, Senin (26/8/2019).
Anggota DPRD terpilih Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Idris Ahmad, menyebut delapan anggota DPRD terpilih PSI bakal membuat pin emas sendiri, saat setelah pelantikan jabatan anggota DPRD DKI Jakarta, di kantor DPRD DKI Jakarta, Senin (26/8/2019). (TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat)

"Mereka tidak kami kasih pin emas karena berdasarkan surat pernyataan yang mereka buat kepada kami," ucapnya, Senin (26/8/2019).

Nantinya, pin emas yang seharusnya diberikan kepada delapan orang anggota dewan dari partai tersebut akan disimpan sebagai cadangan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota dewan.

"Jadi pin itu kami simpan lagi sebagai cadangan bilamana ada anggota yang PAW," ujarnya.

Sebagai ganti pin emas tersebut, seluruh anggota DPRD periode 2019-2024 dari PSI akan menerima pin yang terbuat dari bahan kuningan.

"Masih kami cari, kemarin (Minggu) kami cari. Besok dicari lagi, kan mereka minta pin kuningan, bukan emas," kata Yuliadi.

Sebelumnya, anggaran pengadaan pin emas DPRD yang mencapai Rp 1,3 miliar ini sempat menuai kontroversi.

Kalimantan Timur Jadi Ibukota Baru, Anies Baswedan Pastikan Pembangunan di Jakarta Tetap Berlanjut

Anies Baswedan Ungkap Isi Percapakannya dengan Ahok Saat Bertemu di DPRD DKI Jakarta

Lolos ke Perempatfinal DBL DKI Jakarta North Region, Pelatih SMA Ipeka Sunter Soroti Kekurangan Tim

Bahkan, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan anggota DPRD DKI Jakarta terpilih periode 2019-2024 dari PDI-P, Ima Mahdiah dengan tegas menolak menerima pin emas tersebut.

Mereka beranggapan anggaran yang dikeluarkan untuk pengadaan pin emas bagi 106 anggota DPRD periode 2019-2024 itu merupakan suatu pemborosan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved