Jasad Terpanggang Dalam Mobil

Pemakaman Pupung dan Dana Tunggu Hasil Identifikasi RS Polri Kramat Jati

Musyafak menuturkan pihaknya juga berkoordinasi dengan penyidik Polres Sukabumi sebelum menyerahkan kedua jasad ke pihak keluarga.

Pemakaman Pupung dan Dana Tunggu Hasil Identifikasi RS Polri Kramat Jati
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Dua jasad korban mobil terpanggang di Sukabumi di ruang forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (25/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Tim dokter forensik RS Polri Kramat Jati masih berupaya mengidentifikasi jasad Edi Chandra Purnama alias Pupung (54) dan M Adi Pradana alias Dana (23) yang ditemukan terpanggang pada Minggu (25/8/2019).

Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Pol Musyafak mengatakan proses identifikasi tinggal menunggu pencocokan data posmortem atau data medik setelah kematian dan antemortem.

'Beberapa hari yang lalu kita sudah memeriksa dari pihak keluarga, selain mendata antemortem juga mengambil sampel DNA-nya, kemudian sampel DNA informasinya disampaikan ke labfor," kata Musyafak di RS Polri Kramat Jati, Kamis (29/8/2019).

Rencananya hasil pencocokan data posmortem dengan antemortem atau data medis sebelum kematian rampung pada Jumat (30/8/2019) atau Sabtu (30/8/2019) mendatang.

Dirujuk ke RS Polri, Pelaku Pembakar Jasad Pupung dan Dana Tak Didampingi Keluarga

Musyafak menuturkan pihaknya juga berkoordinasi dengan penyidik Polres Sukabumi sebelum menyerahkan kedua jasad ke pihak keluarga.

"Untuk hasil pelaksanaan pemeriksaan dari DNA itu sendiri tunggu besok atau lusa ya," ujarnya.

Bila nantinya teridentifikasi, Musyafak menyebut pihaknya dan bakal menggelar jumpa pers guna mempublikasikan hasil identifikasi.

Hasil identifikasi jasad Pupung dan Dana yang nyaris jadi arang juga masuk dalam berkas perkara saat kasus berlanjut di meja hijau.

"Jenazah masih di sini. Karena memang dua jenazah tersebut belum ada kepastian, belum kita tentukan identitasnya. Nah nanti menunggu dari proses rekonsiliasi," tuturnya. 

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved