Tawuran di Manggarai kembali Pecah, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Ia menjelaskan, tawuran itu tidak melibatkan warga Setiabudi, melainkan antara warga Tebet dan Menteng.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, MANGGARAI - Tawuran antarwarga kembali pecah di depan Pasaraya Manggarai, Jalan Sultan Agung, Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019).
Seorang warga sempat merekam peristiwa itu, dan kemudian diunggah oleh akun Instagram @jktinfo.
Dalam video tersebut terlihat dua kelompok warga yang saling kejar-kejaran dan melempar batu.
Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi Kompol Tri Suryawan membenarkan adanya peristiwa tawuran tersebut.
"Iya tadi (tawuran) jam 16.30 (WIB)," kata Tri saat ditemui di Pos Polisi Subsektor Setiabudi, tak jauh dari lokasi tawuran.
Pantauan TribunJakarta.com pukul 17.00 WIB, kondisi jalan di lokasi tawuran masih terdapat beberapa pecahan batu.
Di samping itu, bau gas air mata juga masih tercium. Mata pun terasa perih ketika melintasi kawasan tersebut.
"Cuma 10 menit ribut-ributnya. Begitu anggota datang langsung bubar," ujar Tri.
• Hampir Sebulan Pelaku Begal Payudara Belum Tertangkap, Polisi Pantau Kediaman Pelaku
• Sakit Hati Merasa Dipermalukan, Pria Ini Nekat Tusuk Kawannya Sesama Mantan Napi di Depan Rumah
• 2 Polisi Gadungan Peras Warga untuk Beli Narkoba
Ia menjelaskan, tawuran itu tidak melibatkan warga Setiabudi, melainkan antara warga Tebet dan Menteng.
Tri menyebut salah satu pelaku tawuran kedapatan membawa senjata tajam (sajam).
"Yang dari Menteng yang bawa sajam, tapi belum sampai nyebrang ke sini," jelasnya.
"Nggak ada korban, nggak ada yang diamankan juga. Sudah kondusifnya," tambah dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kondisi-jalan-yang-digunakan-sebagai-lokasi-tawuran-antarwarga-di-jalan-sultan-agung.jpg)