Breaking News:

Sepekan Operasi Patuh Jaya, 1.227 Pelanggar Lalu Lintas Terjaring di Tangsel

Sepekan Operasi Patuh Jaya dilaksanakan Satuan Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel), sebanyak 1.227 pelanggar lalu lintas berhasil terjaring.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin Hanggara, di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Rabu (4/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Sepekan Operasi Patuh Jaya dilaksanakan Satuan Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel), sebanyak 1.227 pelanggar lalu lintas berhasil terjaring.

Hal itu diungkapkan Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin Hanggara, saat ditemui di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Rabu (4/9/2019).

"Terhitung setelah tujuh hari ini kita bisa mendatakan hasil operasi patuh jaya ini sejumlah 1.227 pelanggaran," ujar Lalu.

Ia merinci, yang terbanyak adalah pelanggaran dari pengendara roda dua, sebagian besar karena melawan arus dan tidak menggunakan helm.

"Di mana pelanggaran ini didominasi pengendara roda dua sebanyak 806 pelanggaran yang dilakukan pengendara roda dua. Dengan pelanggaran paling banyak ya itu melawan arus dan tidak menggunakan helm yang SNI," ujarnya.

Pemprov DKI Berencana Sediakan Trotoar untuk PKL Berjualan

Hari Pelanggan Nasional, Garuda Indonesia Tukar Tiket Penumpang Ekonomi ke Kelas Bisnis

Sedangkan, pengendara mobil yang melanggar lalu lintas dan berhasil terjaring pada operasi itu jumlahnya sebanyak 400-an pelanggar.

Kebanyakan pelanggaran didominasi kelebihan muatan.

"Kalau R4 sekitar 400-an pelanggaran, sekitar sepertiga dari jumlah total. Kalau roda empat didominasi pelanggaran overload, jadi melebihi batas muatan," jelasnya.

Lalu mengimbau kepada para pengguna jalan agar memeatuhi peraturan berlalu-lintas demi keselamatan bersama.

"Imbauan untuk masyarakat agar tertib lalu lintas, mengerti tentang peraturan lalu lintas dan yang paling penting adalah memahami bahwa mentaati atau mengikuti peraturan lalu lintas untuk keselamatan bersama, bukan hanya untuk pribadi tapi untuk keselamatan semua pengguna jalan," imbaunya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved