Gas Bocor di Dapur Rumah Makan, Tetangga Syok Lihat Kurniyati Sudah Compang-camping Terbakar Api
"Tiba tiba dia keluar sudah compang-camping telanjang," ujar Ella saat ditemui di lokasi.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muji Lestari
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Ella kaget saat mendengar teriakan minta tolong dan mendapati tetangganya, pegawai rumah makan Padang sudah compang-camping.
Pakaian yang digunakan Kurniyati terbakar.
Ella melihat pegawai rumah makan Padang dalam kondisi tak berbusana dan bekas luka bakar di tubuhnya.
• Evid Suami Tega, Talak Satu Istrinya Lewat Selembar Kertas Lalu Membunuhnya Gara-gara Sepele
• 24 Kali Menikah, Vicky Prasetyo Bangga Sekaligus Sedih, Singgung Kepuasannya
• Perginya Guru Idola, Uang Jajan untuk Si Bungsu Hilang di Lokasi Tabrakan, Sang Anak Ungkap Menyesal
• Bakal Ada Jembatan Keren Tipe A di Kronjo Tangerang: Ini Spesifikasinya
• Jika Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota, REI Optimis Bisnis Properti di Jakarta Tetap Seimbang
Sehari-hari Kurniyati bekerja di rumah makan Murni Jaya di Jalan Raya Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (5/9/2019).
"Tiba tiba dia keluar sudah compang-camping telanjang," ujar Ella saat ditemui di lokasi.
Ia juga menunjukkan sehelai kain yang terdapat bekas bakaran di tepinya.
Kain itu merupakan sobekan daster yang dikenakan Kurniyati.
"Itu bekas bakarannya itu. Tadi pas dibawa ke rumah sakit pakai kain sarung saya, karena pakaiannya sudah habis terbakar," ujarnya.
Ella juga melihat kondisi anak Kurniyati, Rifki (5) yang ikut terbakar akibat kebocoran gas di dapur rumah makan.
"Anaknya sebagian kena api," ujarnya sambil menunjuk kaki dan tangannya.
Tidak lama setelah kebakaran di dapur itu, api langsung padam.
Namun Kurniyati dan Rifki harus mendapatkan perawatan medis intensif.
Semula mereka dilarikan ke Rumah Sakit Vitalaya, namun segera dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.
Diketahui, kamar Kurniyati bersebelahan dengan tempat mereka tidur.
Imam, Komandan Pleton Alfa Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel, mengatakan kebakaran sekira pukul 11.00 WIB.

Ia memperkirakan, gas yang bocor mengarah langsung ke arah Yuni hingga membuat api menyambar.
Sang anak yang sedang berada di kamar pun ikut tersambar api.
"Analisa saya gas bocor lalu langsung menyambar pakaian si ibu sampai terbakar," ujar Imam.
Tiga unit mobil damkar dan belasan petugas segera diturunkan.
Namun saat sampai, api sudah mati dan korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Vitalaya Pamulang.
"Tadi langsung turun tiga unit mobil karena takut menyambar kan, infonya rumah makan soalnya."
"Tapi ternyata sudah padam," ungkap Imam.
Samsul, pekerja bengkel las besi yang bersebelahan dengan rumah makan Padang itu, mengatakan Yuni terluka parah.
Ia memperkirakan luka bakarnya mencapai 80 persen.
"Kebakar semua itu, ada mungkin 80 persen," beber dia.