14 Hari Operasi Patuh Jaya, Polisi Tilang 4.102 Pelanggar Lalu Lintas di Tangsel

Sebanyak 4.102 pelanggar lalu lintas ditilang aparat Satuan Lantas Polres Tangsel selama operasi Patuh Jaya.

TribunJakarta/Bima Putra
Operasi Patuh Jaya 2019 di wilayah Jakarta Timur, Jumat (30/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Sebanyak 4.102 pelanggar lalu lintas ditilang aparat Satuan Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) selama operasi Patuh Jaya.

Seperti diketahui, Operasi Patuh Jaya digelar selama 14 hari dari 29 Agustus sampai 11 September 2019.

"Operasi patuh jaya telah dilaksanakan Satuan Lantas Polres Tangerang Selatan selama 14 hari. Kita akumulasikan yang sudah kita tindak sebanyak 4.102 pelanggaran," ujar Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin Hanggara di Setu, Kamis (12/9/2019).

Lalu memaparkan, yang terbanyak adalah pelanggar dari pengendara sepeda motor, dan jenis pelanggarannya adalah melawan arus.

"Dan ini didominasi oleh roda dua sekitar 1.600 dan sisanya oleh mobil dan kendaraan khusus," ujarnya.

Fraksi PSI Dorong Transparansi Anggaran Kunker Anggota DPRD DKI Jakarta

Lapak Pembakaran Arang dan Timah yang Dikeluhkan Warga di Cilincing Ilegal

Sedangkan pengendara mobil dan kendaraan khusus seperti truk, kebanyakan melanggar karena kelebihan muatan.

"Untuk mobil dan kendaraan khusus ini paling banyak adalah overload," ujarnya.

Dari 4.102 pelanggaran itu, sebanyak 56 kendaraan diamankan ke Polres Tangsel, utamanya karena tidak membawa kelengkapan surat kendaraan.

"Tidak lengkap surat-suratnya, surat-suratnya tidak sah, atau yang bersangkutan ini belum cukup umur dan tidak memiliki SIM, jadi kendaraannya kita amankan," paparnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved